Keberlanjutan layanan transportasi publik perkotaan seperti Trans Metro Dewata (TMD) sangat bergantung pada pemahaman biaya operasional yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Bus TMD pada koridor 2B (Terminal Ubung – Bandara Ngurah Rai). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan standar analisis BOK dari Departemen Perhubungan, yang diaplikasikan pada data sekunder terkait rincian komponen biaya. Hasil analisis menunjukkan total BOK per kendaraan mencapai Rp 802.480.379,46 per tahun. Nilai ini teridentifikasi terdiri dari dua komponen utama: biaya tetap (fixed cost) sebesar Rp 592.090.379,46 per tahun dan biaya tidak tetap (variable cost) sebesar Rp 210.390.000 per tahun. Temuan ini memberikan data dasar yang esensial bagi operator dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan tarif, perencanaan alokasi subsidi, dan evaluasi efisiensi operasional koridor.
Copyrights © 2025