Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pelatihan pembuatan mebel kayu dalam meningkatkan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan. Pelatihan keterampilan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang diberikan kepada warga binaan agar mereka memiliki kemampuan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Salah satu keterampilan yang diberikan adalah pelatihan pembuatan mebel kayu yang memiliki nilai ekonomi serta peluang usaha yang cukup besar.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah warga binaan yang mengikuti pelatihan pembuatan mebel kayu di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan dengan jumlah responden sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase untuk menggambarkan pelaksanaan pelatihan dan tingkat keterampilan warga binaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan mebel kayu telah dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan warga binaan. Sebagian besar responden menyatakan bahwa mereka mampu menggunakan alat pertukangan dengan lebih baik serta mampu membuat produk mebel sederhana setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan ketelitian, kerapian, serta kepercayaan diri warga binaan dalam menghasilkan produk mebel.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan mebel kayu memiliki peran penting dalam meningkatkan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk bekerja atau berwirausaha setelah mereka kembali ke masyarakat
Copyrights © 2026