Desa Baskara Bakti merupakan rumah bagi Suku Sekak yang memiliki kearifan lokal bahari yang kuat. Namun, pengembangan wisata di desa ini terkendala oleh ketiadaan data spasial (peta) yang informatif dan ancaman degradasi lingkungan pesisir akibat sampah laut. Pengabdian ini bertujuan untuk mendigitalisasi potensi wisata desa melalui teknologi pemetaan dan merevitalisasi kesadaran lingkungan berbasis budaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program PMM yang dilaksanakan dengan tiga tahapan terintegrasi: (1) Pelatihan Drone bagi pemuda untuk akuisisi data spasial, (2) Lokakarya "Peta Wisata Impian" yang diawali FGD untuk menentukan titik potensial UMKM dan wisata, serta (3) Kampanye "Laut Bersih, Warisan Sekak" melalui sosialisasi siswa dan aksi bersih pantai. Hasil evaluasi lokakarya terhadap 35 pemuda menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai tata ruang desa (skor post-test 84,3). Luaran kegiatan berupa Peta Wisata dan UMKM yang memuat lokasi pantai, kesenian, dan sentra kuliner lokal dalam format digital (PDF) dan cetak (A0) yang terpasang di depan balai desa, serta pemulihan kebersihan area pesisir melalui tiga aksi kolaboratif. Integrasi teknologi drone dan narasi budaya terbukti efektif dalam memvisualisasikan masa depan desa sekaligus merawat identitas warisan leluhur.
Copyrights © 2026