SD PAB 23 Patumbak telah memiliki infrastruktur WiFi sekolah, namun pemanfaatannya belum optimal untuk mendukung pembelajaran digital karena keterbatasan literasi digital guru. Sebagian besar guru masih menggunakan akses internet hanya untuk kebutuhan administratif, sehingga potensi WiFi sebagai sarana pembelajaran interaktif belum dimaksimalkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan WiFi sekolah guna meningkatkan literasi digital guru di SD PAB 23 Patumbak. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal kondisi pemanfaatan WiFi, pelatihan berbasis praktik tentang konsep dasar jaringan komputer dan penggunaan WiFi untuk pembelajaran, pendampingan pemanfaatan sumber belajar digital, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 10 orang guru dan dilaksanakan secara partisipatif. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru, dengan rata-rata peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 55,3%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek keterampilan kolaborasi daring (68%) dan pemanfaatan sumber belajar digital (60%). Kegiatan ini berdampak positif terhadap kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi jaringan ke dalam proses pembelajaran serta memperkuat literasi digital di lingkungan sekolah. Dengan demikian, optimalisasi WiFi sekolah melalui pendampingan terarah terbukti efektif dalam mendukung transformasi pembelajaran digital di sekolah dasar.
Copyrights © 2026