Latar Belakang: Congestive heart failure (CHF) merupakan kondisi jantung dalam memompa darah secara efektif sehingga menyebabkan penumpukan cairan, slaah satunya edema paru yang dapat menimbulkan gangguan pernapasan. Kondisi ini memerlukan penatalaksanaan medis dan keperawatan yang tepat untuk meningkatkan status respirasi pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan adalah teknik pernafasan pursed lips breathing untuk membatu meningkatkan ventilasi dan menurukan sesak nafas. Tujuan : menganalisis penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem kardiovaskular akibat congestive heart failure (CHF) yang ditandai dengan edema paru melalui intervensi fisioterapi pursed lips breathing. Metode : metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi pada pasien Ny. T di ruang ICU RSUD Lembang tahun 2026. Pengumpulan data dilakukan mellaui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Hasil : penerapan intervensi menunjukan adanya perbaukan kondisi respirasi pasien yang ditandai dengan penurunan keluhan sesak napas, peningktanan saturasi oksigen, serta perbaikan pola pernafasan setelah dilakukan latihan pursed lips breathin. Kesimpulan : intervensi pursed lips breathing dapat memabtu meningkatkan fungsi pernapasan pada pasien CHF yang mengalami edema paru sehingga dapat dijadikan sebagai salah Satu intervensi keperawatan dalam mengatasi gangguan pola nafas.
Copyrights © 2026