Rendahnya kemampuan membaca kritis mahasiswa lintas jurusan menjadi tantangan dalam penguatan keterampilan abad ke-21 di perguruan tinggi, khususnya dalam aspek berpikir kritis, literasi akademik, dan evaluasi informasi. Pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan serta menganalisis dampak sosialisasi strategi pembelajaran critical reading berorientasi keterampilan abad ke-21 bagi mahasiswa lintas jurusan di Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui workshop dan pendampingan implementasi dengan desain pretest–posttest satu kelompok. Instrumen meliputi angket pemahaman konseptual, angket keterampilan praktis, lembar observasi, dan refleksi peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek pemahaman, dengan kenaikan tertinggi pada strategi QtA dan Socratic Questioning sebesar 36%, serta peningkatan strategi SQ3R sebesar 35%. Sebanyak 90% peserta menyatakan strategi critical reading relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran, dan observasi menunjukkan peningkatan partisipasi diskusi serta kemampuan mengidentifikasi argumen dan bias teks. Disimpulkan bahwa pelatihan critical reading berbasis praktik efektif meningkatkan literasi akademik dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa serta mendukung penguatan kompetensi abad ke-21 secara lintas disiplin.
Copyrights © 2026