Pendahuluan: Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan sejak dini dalam pembelajaran matematika. Namun, masih banyak calon guru yang belum terbiasa merancang pembelajaran yang secara eksplisit dan kontekstual mendorong keterampilan berpikir kritis. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru matematika dalam menyusun skenario pembelajaran berbasis model ICARE (Introduce, Connect, Apply, Reflect, Extend) serta mengintegrasikannya ke dalam media pembelajaran digital menggunakan Powtoon. Metode: Ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran. Pelatihan dilaksanakan secara luring selama satu hari dengan melibatkan 74 mahasiswa sebagai peserta. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 88% peserta berhasil menghasilkan RPP dan video Powtoon dengan kategori baik hingga sangat baik berdasarkan rubrik penilaian, terutama pada kesesuaian isi dengan sintaks ICARE dan desain visual yang komunikatif. Kesimpulan: Pelatihan ini efektif meningkatkan keterampilan pedagogis serta kesiapan peserta dalam merancang pembelajaran yang mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
Copyrights © 2026