Pendahuluan: Ibu hamil di Desa Buluh Cina, Kabupaten Kampar, masih menghadapi rendahnya pemahaman gizi seimbang, keterbatasan dukungan keluarga, serta minimnya pendampingan berbasis komunitas yang berpotensi meningkatkan risiko stunting sejak masa kehamilan. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik gizi ibu hamil melalui gerakan edukasi berbasis komunitas. Metode: Pendekatan deskriptif dengan evaluasi kuantitatif sederhana melalui pretest dan postest. Kegiatan meliputi identifikasi masalah, penyuluhan partisipatif, diskusi interaktif, praktik penyusunan menu gizi seimbang berbasis pangan lokal, serta pendampingan oleh kader posyandu dan keluarga. Hasil: Adanya peningkatan skor pengetahuan ibu hamil dari 55% menjadi 82%, perubahan sikap positif dari 40% menjadi 85%, serta peningkatan keterlibatan keluarga dan kader posyandu dari 35% menjadi 75%. Kesimpulan: Gerakan edukasi gizi berbasis komunitas efektif meningkatkan kapasitas ibu hamil dan berpotensi direplikasi sebagai model pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
Copyrights © 2026