Penelitian ini bertujuan menggali implementasi pendekatan pembelajaran mendalam (Deep Learning) melalui project-based play learning (PBPL) pada pendidikan anak usia dini serta memaknai praktik tersebut dari perspektif guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi terhadap lima guru PAUD di TK Adhyaksa XII Kendari, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Deep Learning dipahami guru sebagai proses belajar yang bermakna melalui pengalaman langsung, dan PBPL menjadi wahana utama untuk mewujudkannya melalui aktivitas eksplorasi, investigasi, refleksi, dan kolaborasi. Penerapan PBPL mendorong keterlibatan belajar, kreativitas, kepercayaan diri, serta kemampuan sosial anak. Temuan ini memperkaya pemahaman konseptual mengenai penerapan Deep Learning dalam konteks PAUD sekaligus memberikan implikasi praktis bagi guru dan lembaga dalam merancang pembelajaran berpusat pada anak dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026