Desa Sungsang IV merupakan wilayah pesisir penghasil kerang darah, namun limbah cangkang kerang belum dimanfaatkan secara optimal. Program ini bertujuan mentransfer teknologi pengolahan limbah menjadi kolagen, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan crackers kolagen sebagai pangan fungsional, serta memperkuat pengetahuan pemasaran dan kewirausahaan. Pelatihan dilaksanakan pada 18 Oktober 2025 dengan 35 peserta yang didominasi ibu rumah tangga. Hasil evaluasi preāpost menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, terutama pada pemahaman manfaat kolagen, proses produksi, dan peluang pasar. Uji organoleptik menunjukkan produk diterima baik, dengan tingkat kesukaan tinggi pada tekstur, rasa, dan kerenyahan. Peserta juga memilih kemasan 50 g seharga Rp8.000 sebagai opsi paling menarik. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan literasi teknologi pangan dan membuka peluang ekonomi berbasis blue circular economy.
Copyrights © 2026