Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan guru dan siswa sekolah dasar terhadap implementasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis Project Based Learning (PjBL) dan pendekatan STEM yang terintegrasi dengan prinsip-prinsip deep learning. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method dengan teknik pengumpulan data berupa survei kuantitatif dan wawancara kualitatif. Data diperoleh dari guru dan siswa sekolah dasar di Provinsi Lampung melalui instrumen kuesioner dan pedoman wawancara yang disebarluaskan secara daring melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru menilai pendekatan PjBL-STEM yang terintegrasi deep learning memiliki potensi besar dalam meningkatkan keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik, khususnya dalam materi energi dan perubahannya. Sebagian besar siswa juga menyatakan bahwa pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, menantang, dan mudah dipahami ketika menggunakan pendekatan berbasis proyek dan eksperimen. Namun, tantangan seperti keterbatasan waktu, sumber daya, serta kebutuhan pelatihan guru masih menjadi hambatan dalam implementasi optimal pendekatan ini. Temuan ini memberikan dasar bagi pengembangan bahan ajar seperti LKPD yang inovatif, serta rekomendasi strategi implementasi yang adaptif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026