Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing dalam program Shopee Affiliate di TikTok terhadap minat beli Generasi Z pada produk fesyen. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya penggunaan TikTok dan keterlibatan Generasi Z dalam konsumsi konten digital berbasis afiliasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 173 mahasiswa Prodi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital UNJ, dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan SmartPLS 4. Content marketing diukur berdasarkan lima dimensi Karr (2016), dan minat beli berdasarkan model AIDA dari Kotler & Keller (2012). Hasil menunjukkan bahwa content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, dengan nilai path coefficient 0.729, T-statistic 9.134, dan P-value 0.000. Nilai R² sebesar 0.531 mengindikasikan bahwa variabel independen menjelaskan 53,1% variasi minat beli. Dimensi reader cognition, sharing motivation, dan persuasion menjadi faktor dominan, sedangkan action dalam proses pembelian masih cenderung rendah. Penelitian menyimpulkan bahwa strategi content marketing afiliasi di TikTok efektif dalam membentuk minat beli Gen Z, namun konversi ke tindakan perlu diperkuat melalui elemen sosial dan call-to-action yang lebih kuat.
Copyrights © 2025