Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir tahun 2025 menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan masyarakat, terutama pada perempuan yang rentan mengalami gangguan kesehatan reproduksi akibat keterbatasan akses terhadap air bersih, sanitasi, dan sarana kebersihan diri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perempuan mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam menjaga kesehatan saluran reproduksi pada kondisi pascabencana banjir. Kegiatan dilaksanakan di Desa Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang dengan metode edukasi partisipatif melalui penyuluhan, diskusi interaktif, serta pembagian paket kebersihan reproduksi. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu, perempuan dewasa, dan remaja putri yang terdampak banjir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai faktor risiko infeksi saluran reproduksi, tanda dan gejala gangguan kesehatan reproduksi, serta cara menjaga kebersihan organ reproduksi meskipun dalam kondisi keterbatasan air bersih dan sanitasi. Selain itu, peserta juga lebih memahami pentingnya penerapan PHBS sebagai upaya pencegahan infeksi saluran reproduksi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi PHBS dapat menjadi upaya preventif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup bersih dan sehat pada perempuan di wilayah terdampak bencana.
Copyrights © 2026