Kurikulum pendidikan Islam di Indonesia menghadapi tantangan substantif dalam merespons perkembangan teknologi digital yang berlangsung dengan sangat cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam di era digital dengan fokus pada integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur sistematis (systematic literature review) dengan pendekatan analisis kritis-interpretatif. Sumber data meliputi literatur-literatur klasik dan kontemporer tentang teori kurikulum, pemikiran pendidikan Islam, dan integrasi ilmu-teknologi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten dengan kerangka pemikiran integratif-interkonektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam memerlukan lima dimensi transformasi: pertama, reorientasi epistemologis yang mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman dalam kerangka ontologi keilmuan Islam; kedua, restrukturisasi konten kurikulum yang menyeimbangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dengan literasi digital; ketiga, revitalisasi metodologi pembelajaran yang mengombinasikan pendekatan tradisional dan digital; keempat, pengembangan sistem evaluasi yang autentik dan berbasis teknologi; kelima, penguatan kapasitas pendidik dalam literasi digital. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi ilmu dan teknologi dalam kurikulum pendidikan Islam harus berlandaskan pada paradigma integratif-interkonektif yang mempertemukan tradisi keilmuan Islam dengan perkembangan teknologi kontemporer tanpa kehilangan identitas spiritual dan moralnya
Copyrights © 2026