Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Upaya Guru PAI dalam Pembentukan Karakter Qur’ani bagi Siswa di Sekolah Dasar Darulwafak Pejarakan Ampenan Sahwan, Sahwan; Mappanyompa, Mappanyompa; Hidayatussaliki, Hidayatussaliki
Jurnal Sustainable Vol 6 No 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an yang dilakukan di sekolah dasar tahfizul qura’n (SDTQ) Darulwafak Pejarakan Ampenan. Dalam tulisan ini peneliti menggunakan Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologik, yaitu penelitian dengan mengamati fenomena yang terjadi di lapangan secara alamiah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dialog, cerita dan dokumentasi. Selain itu, data disajikan dengan menggunakan pendekatan deskriptif, dalam bentuk kata-kata, tulisan, untuk memperjelas data yang dikumpulkan dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dalam meningkatkan kecintaan peserta didik kepada Al-qur’an, guru pendidikan agama islam melakukan pendekatan kepada peserta didik sehinga guru PAI bisa menetukan metode yang diterapkan kepada peserta didik sehingga metode yang di terapkannya dapat menjadikan peserta didik menjadi lebih dekat dengan Al-qura’n, dengan begitu guru PAI dengan mudah menciptakan budaya qur’ani kepada peserta didik untuk membentuk kepribadian peserta didik menjadi manusia qur’ani yang beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia baik dalam berucap, bersikap, dan sangat menghormati kedua orang tua, guru maupun sesama teman disitulah tempat penempaaan peserta didik melalui peningkatan kecintaan dan pemahaman kepada Al-qur’an. Simpulan menggambarkan usaha yang telah dilakukan guru PAI dalam meningkatkan kecintaan peserta didik kepada Al Qur’an.
Sosialisasi Fiqih Shalat Jum’at Pra-Pelaksanaan Shalat Jum’at Mappanyompa, Mappanyompa; Saprun, Saprun; Sahwan, Sahwan
Participative Journal: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Participative Journal
Publisher : State Islamic University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55099/participative.v4i1.127

Abstract

Among the obligatory prayers apart from the five daily prayers, namely the Friday prayer, which is fardhu'ain for every Muslim, male, sane and healthy. It is so important that Friday prayers are carried out in accordance with the explanation in Surah Al-Jum'ah, and the wisdom of Friday prayers is prescribed and one of its virtues is that Muslims gather together. The method used in this service is the lecture, question and answer method, where this service is carried out by providing understanding to the public about fiqh, namely conducting studies regarding Friday prayers, by bringing in speakers who have scientific discipline in the field of fiqh. The results of this community service are: First, increasing the knowledge of the congregation regarding how to perform Friday prayers in accordance with the guidance of the Prophet Muhammad. Two, this activity has an impact on increasing public understanding of the application of Islamic law in accordance with the guidance in the Sunnah Fiqh Book with a concentration on the Friday Prayers chapter. Third: Become a motivation for the congregation to start holding Friday prayers at the housingarea Griya Sehati.
Assessing the Validity, Practicality, and Effectiveness of Thematic-Integrative Teaching in Elementary Educatio Wati, Salma; Aqodiah, Aqodiah; Mappanyompa, Mappanyompa
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 2 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424572

Abstract

Integrative Thematic Learning is an educational approach that integrates various competencies from different subjects into a specific theme. This theme is current, closely related to the students' world, and present in their daily lives. This study aims to measure the validity, practicality, and effectiveness of integrative thematic teaching materials in elementary schools over a decade. Using a quantitative meta-analysis method, data were obtained from various databases identified based on established inclusion and exclusion criteria. The results showed that the validity of integrative thematic teaching materials reached 81%, while their effectiveness was 86%, and practicality was 85%. These findings indicate that the teaching materials have a high capability to enhance student learning performance and support their use in everyday learning processes. These findings provide a strong foundation for the development and implementation of curriculum teaching materials at the elementary level, as well as improving the quality of teaching and learning outcomes. Therefore, this study makes an important contribution to policymakers, educators, and curriculum developers in efforts to improve the quality of elementary education. 
Mobile Apps Foster Student Self-Awareness and Empathy in Technology Education : Aplikasi Mobile Menumbuhkan Kesadaran Diri dan Empati Siswa dalam Pendidikan Teknologi Hermansyah, David; Aqodiah, Aqodiah; Astini, Baiq Ida; Said, Khaeruddin; Mappanyompa, Mappanyompa; Ali , Mustapa
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v14i1.1795

Abstract

This study aims to investigate the effectiveness of using mobile applications in fostering self-awareness and empathy among students in the context of character education. The research method used is quantitative with a survey approach. The research subjects consist of 48 students and 14 teachers from elementary, middle, and high school levels. The research instrument used is a Likert Scale questionnaire, consisting of 14 items for teachers and 20 items for students. Data analysis was conducted using a t-test, which showed that there was no significant difference between the responses given by teachers and students regarding the use of mobile applications in developing self-awareness and empathy. Similarly, there was no significant difference between male and female students in terms of their responses to the application. This research provides an important contribution to the understanding of the potential use of technology, particularly mobile applications, in the context of character education. The practical implication of this study is that educators can utilize mobile applications as an effective tool in shaping students' character, regardless of gender. Further research can deepen the understanding of the factors influencing responses to mobile applications and explore more specific strategies for implementing character education through technology.
OPTIMALISASI SERTIFIKASI BACA QUR'AN SEBAGAI UPAYA MEMBEBASKAN MAHASISWA DARI BUTA HURUF AL-QUR'AN Mappanyompa, Mappanyompa; Rukimin, Rukimin; Sahwan, Sahwan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.33657

Abstract

Abstrak: Tingginya angka mahasiswa yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar menunjukkan perlunya intervensi sistematis guna mendukung visi kampus yang religius dan literat terhadap kitab suci. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar membaca Al-Qur’an di kalangan mahasiswa, khususnya keterampilan dalam melafalkan huruf hijaiyah, mengenali tanda baca (harakat), serta membaca ayat-ayat Al-Qur’an secara lancar dan tartil. Program ini dirancang untuk mewujudkan kampus bebas buta huruf Al-Qur’an melalui kegiatan sertifikasi baca Qur’an. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua hari satu malam dan melibatkan 50 orang mahasiswa sebagai peserta, satu orang pemateri utama, dan lima orang pendamping dari organisasi IMM. Kegiatan ini dilakukan melalui metode pelatihan intensif dan pendampingan berjenjang yang diakhiri dengan sertifikasi baca Qur'an sebagai bentuk pengakuan kompetensi. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui penilaian rutin terhadap perkembangan kemampuan membaca sesuai jadwal yang ditentukan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan baca Qur’an peserta dengan tingkat keberhasilan sebesar 75%. Temuan ini menegaskan bahwa program sertifikasi baca Qur’an merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an di kalangan mahasiswa dan layak diimplementasikan secara berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.Abstract: The high number of students who have not been able to read the Qur'an properly and correctly shows the need for systematic intervention to support the vision of a religious and literate campus towards the holy book. This service activity aims to improve the basic ability to read the Qur'an among students, especially skills in pronouncing hijaiyah letters, recognizing punctuation marks (harakat), and reading Qur'anic verses fluently and tartil. This program is designed to realize a campus free of Qur'an illiteracy through Qur'an reading certification activities. The implementation of the activity lasted for two days and one night and involved 50 students as participants, one main speaker, and five assistants from the IMM organization. This activity is carried out through intensive training methods and tiered mentoring which ends with Qur'an reading certification as a form of competency recognition. Monitoring and evaluation is carried out through regular assessments of the development of reading skills according to a specified schedule. The results of the activity showed an increase in participants' Qur'an reading ability with a success rate of 75%. This finding confirms that the Qur'an reading certification program is an effective approach to improve Qur'an literacy among students and deserves to be implemented in a sustainable manner in the university environment.
PENGUATAN NILAI UBUDIYAH MAHASISWA MELALUI PROGRAM DARUL ARQAM SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN KARAKTER ISLAMI Mappanyompa, Mappanyompa; Rukimin, Rukimin; Sahwan, Sahwan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.33649

Abstract

Abstrak: Pembinaan spiritual mahasiswa menjadi aspek penting dalam pengembangan karakter Islami di lingkungan perguruan tinggi. Program Darul Arqam diselenggarakan dengan tujuan untuk menanamkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya nilai-nilai ubudiyah dalam kehidupan mahasiswa serta meningkatkan kualitas ibadah dan spiritualitas mereka. Kegiatan ini diikuti oleh 50 mahasiswa sebagai mitra dan dirancang menggunakan metode pembinaan yang mencakup penyampaian materi keislaman secara tematik, pelaksanaan praktik ibadah seperti salat berjamaah, tilawah Al-Qur’an, qiyamul lail, serta diskusi kelompok yang mendorong refleksi dan penguatan nilai spiritual. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengisian kuesioner oleh peserta dan panitia untuk menilai tingkat kepuasan, efektivitas pelaksanaan, serta masukan terhadap aspek yang perlu ditingkatkan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini mencapai tingkat keberhasilan sebesar 75%, yang mencerminkan dampak positif dalam penguatan karakter Islami dan peningkatan kesadaran ibadah di kalangan mahasiswa. Program ini terbukti efektif sebagai salah satu bentuk pembinaan spiritual yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.Abstract: Spiritual development of students is an important aspect in developing Islamic character in higher education. The Darul Arqam program was held with the aim of instilling a deep understanding of the importance of ubudiyah values in the lives of students and improving the quality of their worship and spirituality. This activity was attended by 50 students as partners and was designed using a coaching method that includes the delivery of Islamic material thematically, the implementation of worship practices such as congregational prayers, recitation of the Qur'an, qiyamul lail, and group discussions that encourage reflection and strengthening of spiritual values. Evaluation of the activity was carried out through filling out questionnaires by participants and organizers to assess the level of satisfaction, effectiveness of implementation, and input on aspects that need to be improved. The evaluation results show that this activity achieved a success rate of 75%, which reflects a positive impact in strengthening Islamic character and increasing awareness of worship among students. This program proved to be effective as a form of sustainable spiritual development in the university environment.
Assessing the Validity, Practicality, and Effectiveness of Thematic-Integrative Teaching in Elementary Educatio Wati, Salma; Aqodiah, Aqodiah; Mappanyompa, Mappanyompa
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424572

Abstract

Integrative Thematic Learning is an educational approach that integrates various competencies from different subjects into a specific theme. This theme is current, closely related to the students' world, and present in their daily lives. This study aims to measure the validity, practicality, and effectiveness of integrative thematic teaching materials in elementary schools over a decade. Using a quantitative meta-analysis method, data were obtained from various databases identified based on established inclusion and exclusion criteria. The results showed that the validity of integrative thematic teaching materials reached 81%, while their effectiveness was 86%, and practicality was 85%. These findings indicate that the teaching materials have a high capability to enhance student learning performance and support their use in everyday learning processes. These findings provide a strong foundation for the development and implementation of curriculum teaching materials at the elementary level, as well as improving the quality of teaching and learning outcomes. Therefore, this study makes an important contribution to policymakers, educators, and curriculum developers in efforts to improve the quality of elementary education. 
Peningkatan Kemampuan Literasi Akademik melalui Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Menggunakan ChatGPT dan VOSviewer Syaharuddin, Syaharuddin; Ariani, Zaenafi; Ilham, Ilham; Hidayanti, Nur Fitri; Mandailina, Vera; Mappanyompa, Mappanyompa
Jurnal Kegiatan Pengabdian Mahasiswa (JKPM) Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kegiatan Pengabdian Mahasiswa (JKPM)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jkpm.v3i1.612

Abstract

Kemampuan literasi akademik mahasiswa menjadi aspek penting dalam mendukung kualitas penelitian dan publikasi ilmiah di perguruan tinggi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi akademik mahasiswa melalui pelatihan penulisan artikel ilmiah dengan mengintegrasikan pemanfaatan aplikasi ChatGPT dan VOSviewer. Pelatihan ini dilaksanakan dalam bentuk penyampaian materi dan praktik secara langsung, dengan melibatkan 40 mitra yang merupakan mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Muhammadiyah Mataram. Metode evaluasi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi, dengan indikator keberhasilan berupa kemampuan mitra dalam menyusun artikel ilmiah sesuai dengan materi yang telah disampaikan. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 80% mitra berhasil menyusun artikel ilmiah dengan baik, sesuai dengan arahan dan pemanfaatan tools yang telah diperkenalkan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pelatihan penulisan artikel ilmiah memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi akademik mahasiswa, serta membuka peluang pengembangan kegiatan serupa di masa mendatang.
Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Jamaah Majlis Taklim Masjid Nurul Huda Dasan Baru Menggunakan Buku Tuntunan Ibadah Bulan Ramadhan Nasarudin, Nasarudin; Husnan, Husnan; Said, Khaeruddin; Aqodiah, Aqodiah; Helwani, Ahmad; Ishanan, Ishanan; Mappanyompa, Mappanyompa; Agustina, Ahadiah; Dewi, Novi Yanti Sandra; Ali, Mustafa; Nurjannah, Nurjannah; Wardi, M. Musfiatul; Izomi, M. Syahrul
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 2, No 2: 2025
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v2i2.177

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan jamaah Majlis Taklim Masjid Nurul Huda Dasan Baru dalam menyambut dan menjalani ibadah bulan suci Ramadhan. Program ini dilaksanakan oleh dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Mataram dengan menggunakan buku Tuntunan Ibadah Bulan Ramadhan sebagai panduan utama. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu persiapan dan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Tahap persiapan melibatkan koordinasi dengan pengurus Majlis Taklim dan masyarakat setempat untuk menyusun jadwal, memilih narasumber, serta menyusun materi yang relevan dengan kebutuhan jamaah. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan dilakukan dalam bentuk kajian dan diskusi interaktif yang membahas puasa, salat tarawih, zakat, dan amalan sunnah lainnya, disertai sesi tanya jawab serta simulasi praktik ibadah guna memperkuat pemahaman peserta. Evaluasi dilakukan dengan mengamati partisipasi jamaah, menyebarkan kuesioner kepuasan, serta melakukan refleksi terhadap peningkatan pemahaman yang diperoleh selama kegiatan berlangsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman keagamaan dan partisipasi aktif jamaah dalam kegiatan keislaman. Dengan pendekatan yang komunikatif dan berbasis kebutuhan, kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif dalam pembinaan keagamaan masyarakat.
Eco-Theology Dalam Persepektif Al-Qur’an Mappanyompa, Mappanyompa; Sahwan, Sahwan; Saprun, Saprun; Palahuddin, Palahuddin
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Vol 8, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ibtidaiy.v8i1.14904

Abstract

Abstrak: Kajian ini mengeksplorasi terhadap ayat-ayat al-Qur'an yang menjelaskan tentang eko-teologi, sebelum dianalisis dan dideskripsikan dalam konteks tafsir tematik ayat-ayat tersebut. Deskripsi yang mendalam, metodis, faktual, dan benar tentang fakta, kualitas, dan interaksi antara fenomena yang diteliti adalah apa yang ingin dilakukan oleh metodologi kualitatif dalam penelitian ini semacam penelitian deskriptif-kritis. Ayat-ayat dalam Al-Qur'an dan analisis sastra digunakan dalam pengumpulan data untuk penelitian ini. Sastra/sajak primer dan sekunder yang diteliti dalam penelitian ini memiliki jenis yang berbeda. Informasi tersebut dikumpulkan, kemudian dipetakan, dievaluasi, dan dianalisis untuk membuat konsep sistematis tentang ayat-ayat al-Qur'an yang membahas eko-teologi dalam konteks penafsiran ayat-ayat tematik. Temuan penelitian ini yakni: 1). Al-Qur'an selain mengatur interaksi dengan Tuhan dan sesama, juga mengatur interaksi dengan alam. 2). Keberadaan alam semesta merupakan bukti kekuasaan dan kecerdikan Tuhan Yang Maha Esa dalam menciptakannya dari ketiadaan. 3). Al-Qur'an pula menegaskan "kesetaraan" dalam penciptaan antara manusia, hewan, dan tumbuhan. 4). Derajat manusia lebih tinggi dalam hierarki bentuk daripada binatang dan lainnya, tidak boleh dijadikan alasan bagi manusia untuk memperlakukan alam secara semena-mena atau memanfaatkannya secara berlebihan. 5). Janji teologis sang pencipta menempatkan hanya manusia yang penuh dengan kebaikan yang akan mewarisi bumi tersebut dalam ayat-ayat Qur'an. 6). Al-Qur'an tidak mempermasalahkan adanya kekafiran, khususnya hilangnya keyakinan teologis dan kesadaran akan adanya kewajiban moral, yang menurut teologi akan membawa balasan dari Tuhan di akhirat dan berdampak pada masyarakat Abstract:  This study explores the verses of the Qur'an that explain eco-theology, before being analyzed and described in the context of the thematic interpretation of these verses. An in-depth, methodical, factual, and true description of the facts, qualities, and interactions between the phenomena studied is what the qualitative methodology intends to do in this research, a kind of descriptive-critical research. Verses in the Qur'an and literary analysis were used in collecting data for this study. The primary and secondary literature/poetry studied in this study have different types. This information is collected, then mapped, evaluated, and analyzed to create a systematic concept of the verses of the Qur'an that discuss eco-theology in the context of interpreting the thematic verses. The findings of this study are: 1). Al-Qur'an not only regulates interaction with God and others, but also regulates interaction with nature. 2). The existence of the universe is proof of the power and ingenuity of God Almighty in creating it from nothing. 3). The Qur'an also emphasizes "equality" in creation between humans, animals and plants. 4). Humans are higher in the hierarchy of forms than animals and others. should not be used as an excuse for humans to treat nature arbitrarily or make excessive use of it. 5). The creator's theological promise places only human beings who are full of goodness will inherit the earth in the verses of the Qur'an. 6). The Qur'an is not concerned with the existence of disbelief, especially the loss of theological beliefs and awareness of the existence of moral obligations, which according to theology will bring rewards from God in the hereafter and have an impact on society