Penelitian ini bertujuan merefleksikan kualitas Rencana Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase A pada sekolah dasar dalam kerangka pembelajaran bermakna pada Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif reflektif dengan menganalisis satu dokumen Rencana Pembelajaran (RPM) menggunakan instrumen APKG 1. Analisis difokuskan pada empat aspek: keselarasan, kerangka pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Hasil menunjukkan bahwa RPM memperoleh skor keseluruhan 81% dengan kategori sangat baik. Langkah pembelajaran sudah mencerminkan prinsip pembelajaran bermakna memahami, mengaplikasi, dan merefleksi namun indikator asesmen belum operasional dan diferensiasi belum tergambar kuat. Pemanfaatan media digital dan kegiatan reflektif sudah ada tetapi belum optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya refleksi terhadap dokumen perencanaan untuk memperkuat keselarasan pembelajaran dengan Profil Pelajar Pancasila serta mewujudkan pembelajaran yang berkesadaran, menggembirakan, dan kontekstual di kelas awal.
Copyrights © 2026