p-Index From 2021 - 2026
8.266
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika Jurnal Pendidikan Vokasi Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal INSANIA Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra ELINVO (Electronics, Informatics, and Vocational Education) INVOTEC Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra REiD (Research and Evaluation in Education) Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Basicedu Journal of Education Technology Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Primary Education Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Pena Literasi Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Sastra Indonesia Jalabahasa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Vocational Education Studies Jurnal Ners JTIEE (Journal of Teaching in Elementary Education) TheJournalish: Social and Government Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan International Journal of Research in Education (IJRE) Journal of Language Education, Linguistics, and Culture International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Basicedu Jurnal Sastra Indonesia JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Education Language and Innovation Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Journal of Social Science Indonesian Journal of Education and Learning
Claim Missing Document
Check
Articles

REKONTRUKSI BUKU CERITA ANAK BERLATAR KEGIATAN KEPRAMUKAAN PENGGALANG Fauziah, Sifa; Wagiran, Wagiran; Sumartini, Sumartini
Lingua Vol 13, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku-buku cerita anak sudah banyak beredar di pasaran, namun masih banyak kelemahan-kelemahan yang terdapat di dalamnya. Salah satu buku yang masih mengandung banyak kelemahan berjudul Asyiknya Ikut Pramuka karya Sifa Fauziah. Hal tersebut akan menyebabkan berkurangnya minat anak terhadap buku cerita anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan buku cerita anak yang berjudul Asyiknya Ikut Pramuka karya Sifa Fauziah dan mengetahui rekontruksi buku cerita anak yang berjudul Asyiknya Ikut Pramuka karya Sifa Fauziah. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitif. Berdasarkan penilaian ahli terhadap buku cerita anak berlatar kegiatan Kepramukaan Penggalang diperoleh persentase 72,2% dinyatakan layak dari aspek materi cerita anak, 84,7% dengan kategori layak dari segi materi Kepramukaan, dan 96,25% dengan kategori sangat layak dari segi pengembangan buku. Rekontruksi buku cerita anak berdasarkan hasil validasi ahli meliputi perbaikan pada aspek isi dan tampilan buku.Storybook has been widely circulated in the market, however there are many blind spots within. The book entitled Asyiknya Ikut Pramuka written by Sifa Fauziah is the one of the book which contained many blind spots. It will reduce the child’s interest to read the storybook. The purposes of this research are to discover the strength and the weakness, then to find out the reconstruction of the storybook entitled Asyiknya Ikut Pramuka written by Sifa Fauziah. This research using descriptive qualitative and quantitative technique. Based on an expert assessment of the storybook which set in scouting activities obtained 72.2% of eligible percentage of the material aspects of childrens literature, 84.7% of the category in terms of material worthy of Scouting, and 96.25% to the category of very decent in terms of the development of the book. Reconstruction of the storybook based on the results of expert validation includes aspects improvements to the content and appearance of the book.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TANGGAPAN DESKRIPTIF MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING (TALKING CHIPS) DENGAN MEDIA FOTO PADA PESERTA DIDIK KELAS VII D SMP NEGERI 01 UNGARAN Faozan, Nur Akhlami; Wagiran, Wagiran
Lingua Vol 12, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan proses pembelajaran menulis tanggapan deskriptif, kemampuan menulis tanggapan deskriptif, dan perubahan perilaku peserta didik setelah mengikuti pembelajaran menulis tanggapan deskriptif menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe kancing gemerincing (talking chips) melalui media foto. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu proses tindakan siklus I dan siklus II. Hasil tes siklus I diperoleh nilai rata-rata 71,26 dan siklus II diperoleh nilai rata-rata 77,23. Penelitian ini dapat digunakan dalam pembelajaran menulis tanggapan deskriptif.The purpose of this study is for describe the process of learning to write a descriptive response, ability in writing a descriptive response and the change of student behavior after they have followed the learning to write descriptive response using cooperative learning kancing gemerincing type (talking chips) model, with photo as media. This research is a classroom action research (CAR) and implemented in two cycles, namely the cycle I and cycle II. The test result I obtained average value of 71,26 and cycle II obtained average value of 77,23. This research can be used in the learning to write descriptive response.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA SATU BABAK MELALUI MEDIA FILM BISU SISWA KELAS VIIIA SMP NEGERI 5 BANJARHARJO KABUPATEN BREBES Febrian, Iqbal Daika; Wagiran, Wagiran; Utami, Santi Pratiwi Tri
Lingua Vol 12, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa dalam menulis naskah drama disebabkan oleh kurangnya minat siswa dan kurangnya kreativitas guru memilih media. Film bisu merupakan alternatif media yang dapat digunakan untuk pembelajaran menulis naskah drama. Penelitian tindakan kelas ini ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan menulis naskah drama dan perubahan perilaku siswa kelas VIII A SMP Negeri 5 Banjarharjo dalam pembelajaran. Data diperoleh melalui teknik tes dan nontes berupa data perilaku siswa dari hasil observasi, wawancara, jurnal, dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan rata-rata prasiklus 59,26 (kurang) meningkat menjadi 66,6 (cukup) pada siklus I dan meningkat menjadi 79 (baik) pada siklus II. Sebagian siswa senang dan tertarik dengan pembelajaran menggunakan media film bisu. Setelah mengikuti pembelajaran menulis naskah drama dengan media film bisu perilaku siswa mengalami perubahan kearah yang positif. Siswa menjadi lebih aktif, semangat dan antusias dalam pembelajaran menulis naskah drama. Selanjutnya, disarankan kepada guru bahasa dan sastra Indonesia agar menggunakan media film bisu sebagai alternatif dalam pembelajaran menulis naskah drama.Low ability students in play writing students due to the lack of interest and lack of creativity of teachers for choosing the media. Silent film is an alternative media that can be used to study playwriting. This classroom action research aims to analyze the improvement of the ability to write a play and behavior changing of VIIIA grade students of SMPN 5 Banjarharjo in learning. The data obtained through test techniques and nontes a student behavioral data from observation, interviews, journals, documentation. Data was analyzed descriptively. The results showed an increase the pre-cycle averagescare was 59.26 (or less) increased to 66.6 (enough) in the first cycle and increased to 79 (excellent) the second cycle. Most students were excited and interested in learning the use media silent film. After following study play writing with the media silent film student behavior showed positive behaviar change. Students become more active, passionate and enthusiasm in learning playwriting. Furthermore, it is suggested to Indonesian language and literature teacher in order to use a silent film as the media in the alternative learning playwriting.
PERCEPTION OF ADOLESCENT TO DYSMENORRHEA IN STUDENT WOMEN OF DISTRICT BANYUMANIK SEMARANG CITY Mubarokah, Esti; Yuliawati, Sri; Udiyono, Ari; Wagiran, Wagiran
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Vol 4, No 1 (2017): Vol 4, No 1 (Juli 2017)
Publisher : STIKes Kapuas Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea is the most common of gynecologic complaints. Adolescence is transisional period, requiring information about why and how dysmenorrhea occurs. Lack information leads to misconception, which will aggravate pain and improvement of dysmenorrhea. The results of preliminary survey, November-October 2013 Tembalang, Semarang 81.8% women experience dysmenorrhea. The aim of this study is correlation between the perception with degree of dysmenorrhea. This study uses quantitative method and extract information qualitative, observational analytic cross sectional, conducted on 150 senior high school from class XI (15-17 years) in District Banyumanik Semarang. Instruments consist of four sections, they are characteristics of respondents, knowledge, perception, are using questionnaire and the degree of dysmenorrhea using visual analogue scale (VAS). Sampling carried out consecutively. Chi-square test were conducted to determine the association among variables. The mean age menarche and age in adolescent 13 and 16 years. Adolescent knowledge about dysmenorrhea less (73.3%), the average education of adolescent mothers finish senior high school (37,3%). Approximately 66% used reliever, and 6,7% school absenteeism. The prevalence of dysmenorrhea 94,7%, approximately 16,7% have severe dysmenorrhea. While 50% respondents have negative perception. Statistical test (α = 5%) shows the relationship between perceptions with degree of dysmenorrhea (pOR=3,068: CI=1,20-7,86; p-value=0,016). Dysmenorrhea pain is often lost after taking drugs. This needs to be done to reduce the impact of dysmenorrhea with psychotherapy
IDENTIFIKASI TEKS BERGENRE CERITA BERMUATAN NILAI KONSERVASI Wagiran, Wagiran; Utomo, Asep Purwo Yudi; Cahyani, Dayu Lintang Dwi
Lingua Vol 14, No 2 (2018): July 2018
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai-nilai konservasi harus diidentifikasi ke dalam tataran konkret dan operasional untuk mendukung pencapaian visi UNNES sebagai Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi nilai-nilai konservasi dalam berbagai teks bergenre cerita. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan, tahap analisis kebutuhan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pengumpulan dokumen. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah ditemukannya: (1) nilai konservasi dalam cerita terdiri atas delapan nilai konservasi sesuai dengan indikatornya, dan (2) cerita-cerita yang terpilih memiliki kelayakan sebagai bahan buku pengayaan kepribadian karena memuat nilai konservasi yang sesuai dengan indikatornya.Conservative value need to be identified into concrete and operational level to support the fulfiltment of UNNES vision as a University with conservative inshight and international reputation. The aims of this research is to identify the concervative values from verying text with story genre . This research use development researchdesign, needs analysis phase. Data collection method used is decoment collection method. Data were analyzed by using qualitative descriptive technique. The result of the research found: (a) conservative value in the stories consist of eight conservative value in accordance with the indicator , and (b) the stories selected is feasible as material books for personality enrichment because it contains conservative values in accordance with the indicator.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MENULIS SURAT PRIBADI UNTUK KEPENTINGAN RESMI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN M4 (MAKE A MATCH-MIND MAP) DAN MODEL PEMBELAJARAN MM-TTW (MAKE A MATCH-THINK TALK WRITE) DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VII SMP Fajriyah, Nurul; Wagiran, Wagiran
Lingua Vol 13, No 2 (2017): July 2017
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran menulis surat pribadi untuk kepentingan resmi menggunakan model M4, model MM-TTW, dan mengetahui model yang lebih efektif dalam pembelajaran menulis surat pribadi untuk kepentingan resmi. Penelitian ini menggunakan nonequivalent control group design, populasi kelas VII SMP Negeri 4 Magelang, sampel VII E dan VII F. Hasil penelitian (1) model M4 efektif digunakan dalam pembelajaran menulis surat pribadi untuk kepentingan resmi, dibuktikan dengan Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, artinya terdapat perbedaan yang dignifikan antara pretest dan posttest model M4, (2) model MM-TTW efektif digunakan dalam pembelajaran menulis surat pribadi untuk kepentingan resmi, dibuktikan dengan Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, artinya terdapat perbedaan yang dignifikan antara pretest dan posttest model MM-TTW, dan (3) ada perbedaan yang signifkan antara posttest model M4 dan MM-TTW, dibuktikan dengan nilai Sig. (2-tailed) = 0,029 < 0,05, sehingga disimpulkan bahwa model M4 lebih efektif digunakan dalam pembelajaran daripada model MM-TTW.This study aims to determine the effectiveness of writing personal letter for official purposes study using the m4 model, the mm-TTW model, and to know which model is more effective in writing personal letter of official purposes study. This research uses nonequivalent control group design, the population is class VII of SMP Negeri 4 Magelang, the samples are class VII E and VII F. The results of this research are (1) m4 model is effective in writing personal letter of official purposes study is evidenced by Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, which means there is a significant difference beetween the pretest and posttest of M4 model, (2) MM-TTW model is effective in writing personal letter of official purposes study is evidenced by Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, which means there is a significant difference beetween the pretest and posttest of mm-TTW model, and (3) there is a significant difference between the posttest of m4 model and MM-TTW model is evidenced by Sig. (2-tailed) = 0,029 < 0,05, so it can be concluded that the m4 model is more effective in writing personal letter of official purposes study than the MM-TTW model.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TANGGAPAN DESKRIPTIF MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING (TALKING CHIPS) DENGAN MEDIA FOTO PADA PESERTA DIDIK KELAS VII D SMP NEGERI 01 UNGARAN Faozan, Nur Akhlami; Wagiran, Wagiran
Lingua Vol 12, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan proses pembelajaran menulis tanggapan deskriptif, kemampuan menulis tanggapan deskriptif, dan perubahan perilaku peserta didik setelah mengikuti pembelajaran menulis tanggapan deskriptif menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe kancing gemerincing (talking chips) melalui media foto. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu proses tindakan siklus I dan siklus II. Hasil tes siklus I diperoleh nilai rata-rata 71,26 dan siklus II diperoleh nilai rata-rata 77,23. Penelitian ini dapat digunakan dalam pembelajaran menulis tanggapan deskriptif.The purpose of this study is for describe the process of learning to write a descriptive response, ability in writing a descriptive response and the change of student behavior after they have followed the learning to write descriptive response using cooperative learning kancing gemerincing type (talking chips) model, with photo as media. This research is a classroom action research (CAR) and implemented in two cycles, namely the cycle I and cycle II. The test result I obtained average value of 71,26 and cycle II obtained average value of 77,23. This research can be used in the learning to write descriptive response.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA SATU BABAK MELALUI MEDIA FILM BISU SISWA KELAS VIIIA SMP NEGERI 5 BANJARHARJO KABUPATEN BREBES Febrian, Iqbal Daika; Wagiran, Wagiran; Utami, Santi Pratiwi Tri
Lingua Vol 12, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa dalam menulis naskah drama disebabkan oleh kurangnya minat siswa dan kurangnya kreativitas guru memilih media. Film bisu merupakan alternatif media yang dapat digunakan untuk pembelajaran menulis naskah drama. Penelitian tindakan kelas ini ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan menulis naskah drama dan perubahan perilaku siswa kelas VIII A SMP Negeri 5 Banjarharjo dalam pembelajaran. Data diperoleh melalui teknik tes dan nontes berupa data perilaku siswa dari hasil observasi, wawancara, jurnal, dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan rata-rata prasiklus 59,26 (kurang) meningkat menjadi 66,6 (cukup) pada siklus I dan meningkat menjadi 79 (baik) pada siklus II. Sebagian siswa senang dan tertarik dengan pembelajaran menggunakan media film bisu. Setelah mengikuti pembelajaran menulis naskah drama dengan media film bisu perilaku siswa mengalami perubahan kearah yang positif. Siswa menjadi lebih aktif, semangat dan antusias dalam pembelajaran menulis naskah drama. Selanjutnya, disarankan kepada guru bahasa dan sastra Indonesia agar menggunakan media film bisu sebagai alternatif dalam pembelajaran menulis naskah drama.Low ability students in play writing students due to the lack of interest and lack of creativity of teachers for choosing the media. Silent film is an alternative media that can be used to study playwriting. This classroom action research aims to analyze the improvement of the ability to write a play and behavior changing of VIIIA grade students of SMPN 5 Banjarharjo in learning. The data obtained through test techniques and nontes a student behavioral data from observation, interviews, journals, documentation. Data was analyzed descriptively. The results showed an increase the pre-cycle averagescare was 59.26 (or less) increased to 66.6 (enough) in the first cycle and increased to 79 (excellent) the second cycle. Most students were excited and interested in learning the use media silent film. After following study play writing with the media silent film student behavior showed positive behaviar change. Students become more active, passionate and enthusiasm in learning playwriting. Furthermore, it is suggested to Indonesian language and literature teacher in order to use a silent film as the media in the alternative learning playwriting.
REKONTRUKSI BUKU CERITA ANAK BERLATAR KEGIATAN KEPRAMUKAAN PENGGALANG Fauziah, Sifa; Wagiran, Wagiran; Sumartini, Sumartini
Lingua Vol 13, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku-buku cerita anak sudah banyak beredar di pasaran, namun masih banyak kelemahan-kelemahan yang terdapat di dalamnya. Salah satu buku yang masih mengandung banyak kelemahan berjudul Asyiknya Ikut Pramuka karya Sifa Fauziah. Hal tersebut akan menyebabkan berkurangnya minat anak terhadap buku cerita anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan buku cerita anak yang berjudul Asyiknya Ikut Pramuka karya Sifa Fauziah dan mengetahui rekontruksi buku cerita anak yang berjudul Asyiknya Ikut Pramuka karya Sifa Fauziah. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitif. Berdasarkan penilaian ahli terhadap buku cerita anak berlatar kegiatan Kepramukaan Penggalang diperoleh persentase 72,2% dinyatakan layak dari aspek materi cerita anak, 84,7% dengan kategori layak dari segi materi Kepramukaan, dan 96,25% dengan kategori sangat layak dari segi pengembangan buku. Rekontruksi buku cerita anak berdasarkan hasil validasi ahli meliputi perbaikan pada aspek isi dan tampilan buku.Storybook has been widely circulated in the market, however there are many blind spots within. The book entitled Asyiknya Ikut Pramuka written by Sifa Fauziah is the one of the book which contained many blind spots. It will reduce the child’s interest to read the storybook. The purposes of this research are to discover the strength and the weakness, then to find out the reconstruction of the storybook entitled Asyiknya Ikut Pramuka written by Sifa Fauziah. This research using descriptive qualitative and quantitative technique. Based on an expert assessment of the storybook which set in scouting activities obtained 72.2% of eligible percentage of the material aspects of children's literature, 84.7% of the category in terms of material worthy of Scouting, and 96.25% to the category of very decent in terms of the development of the book. Reconstruction of the storybook based on the results of expert validation includes aspects improvements to the content and appearance of the book.
Keefektifan Pembelajaran Menulis Cerita Fantasi dengan Model Sinektik Berdasarkan Kecerdasan Linguistik irmaningsih, karni dwi; nuryatin, agus; wagiran, wagiran
Lingua Vol 15, No 1 (2019): January 2019
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe aim of this research is analyzes the effectiveness of learning to write fantasy stories using the synectic model based on the linguistic intelligence of class VII junior high school students. Fantasy story material in the 2013 curriculum at grade VII junior high school requires teachers to be more creative. Creativity teachers learn by using models in learning. From the results of this research it can be proven that there is effectiveness in learning to write fantasy stories using the synectic model based on linguistic intelligence. The method used in this research is a quasi experiment with data collection techniques using instruments: tests of writing fantasy stories, linguistic intelligence tests, observation of attitude, photos, and interviews. Data normality test using the Kolmogorov Smirnov test. Data homogeneity test using Levense test. Hypothesis testing uses an independent test (t-test). All of these test use the SPSS 20th program. The conclusions of the results of this research is that the application of the synectic model is effectively used in learning to write fantasy story texts based on the linguistic intelligence in class VII junior high school students. Learning to write fantasy stories using the synectic model is more effectively applied to students with high average linguistic intelligence than students with average linguistic intelligence.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adefia, Lida agus milu susetyo Agus Nuryatin Agustin, Amarlian Bilqisthi Agustina, Lusiana Ahmad, Affan Ghaffar Akhmad Akhmad Alsamiri, Yasir Amartani, Rizki Amurdawati, Ganis Andrian Riyadi Andriani, Eva Kristian Ari Udiyono Arifiani, Evi Asep Purwo Yudi Utomo Aulia, Rifa Azhary, Luqman Azizah, Agnes Ayu Nur B. Asnol, Uray Bambang Barokah, Awalina Bilchairi Jakti, Uray Brasila, Barlie Brasila, Barliy Budi Santosa Budi Santosa Cahyani, Dayu Lintang Dwi Candra Dewi, Dwi Wahyu Damayanti, Ria Daryono, Rihab Wit Deby Luriawati Denny Saptono Fahrurodzi Desi Setiyadi Dian Novian Dina, Alistiyani Mustika Dwi Junianto Erma Febriyanti Erni Suharini Fajriyah, Nurul Fajriyah, Nurul Farahdila, Nonika Fathul Zannah Fathur Rokhman Fathur Rokhman Fidloh, Afwah Zaenul FX Soedarsono Hamsi Mansur Hardiyanta, Rendra Ananta Prima Hardyanti, Sitti Hardyanti, Sitti Hartono Hartono Haryadi - Hasan, Akhmad Hasanah, Arinal Herman, Joni Heru, Nur Hidayah, Nasik Ida Zulaeha Iqbal Daika Febrian, Iqbal Daika irmaningsih, karni dwi Ismuwardani, Zakiyah Istiqomah, Elly Astika Julianto, Indra Rasyid Junaidi Junaidi Kinanthi Aulina, Khanifa Klemens Maksianus Lenga Kumalasari, Riri Laeli, Anisa Nur Lenga, Klemens Maksianus Lestari, Arum Yuliya Lestari, Citra Rizky Luqman, Luqman Rohmad Maghribi Luriawati Naryatmojo, Deby Luthfiani, Elma Maidah, Binti Ngafifatul Martono Martono Maulida Laily Kusuma Wati Maulida, Laely Rizki Michael Johan Sulistiawan Mochamad Bruri Triyono Montessori, Yolanda Muayah, Bindarin Mubarokah, Esti Muh Doyin Muhammad Noor Fitriyanto Mutiara, Adnin Muttaqin, Muhammad Fauzan Naryatmojo, Deby Luriawati Nas Haryati Setyaningsih Ni'am, Ahmad Khoirun Nikmah, Faridhatun Nirmala Adhi Yoga Pambayun Nisa, Alfi Khoiru An Nur Akhlami Faozan, Nur Akhlami Nur Cahyo, Ahmad Nurdin, Roro Ajeng Sekar Pitaloka Sukmadjati Nurhamidah Nurhamidah Nurul Badriyah Nurul Khoirun Nisa Nuryatmojo, Deby Luriawati Panca Dewi Purwati, Panca Pratama, Rika Yuanita Pratama, Yuanita Pratiwi , Ika Ari Putra, Candra Anugrah Putri, Novi Auliana Rafiqoh, Eva Rahayu Pristiwati Risky Setiawan Rizqoh, Annisa Nur Ainun Rofingah, Rofingah Rohmaniyah, Alfiyatur Rosyidah, Lailia Ummi Rudi, Abil Rudiansyah Rudiansyah, Rudiansyah Rusdarti - Rustono - Salah, Ahmed Muhammed Salindri, Leni Santi Pratiwi Tri Utami Sardi, Aditiya Sardi, Aditya Sardi, Adtya Setyaningsih, Nas Haryati Setyaningsih Shofa, Anindha Naila Simbolon, Ferdinand Siti Rahmawati Slamet Karyono Soenarto Soenarto Sohibun -, Sohibun Sri Wulandari Sri Yuliawati Sriwidiastuty, Asi Subyantoro Suharyo Suharyo Sukarismanti Sumali, Achmad Sumartini Sumartini Sunarti Surono Surono Suseno Suseno Susilo Rini, Susilo Tono, Tono Tri Joko Raharjo Triyono Triyono Vera Wardani Wafiq, Chici Al Warisman, Guntur Wati, Maulida Laily Kusuma Wibowo, Aris Eko Wicaksono, Harits Agung Widhiyanto, Riyadi Widiyanti, Nur Maya Wulan, Andi Naga Wulandari, Mely Yuanita Pratama, Rika Zulfa Fahmy Zuliyanti, Zuliyanti zumeroh, zumeroh