Salah satu permasalahan di masyarakat yaitu masyarakat yang belum sepenuhnya paham akan pengelolaan obat yang benar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya sosialisasi terkait cara mengelola obat yang benar meliputi bagaimana mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat yang benar atau lebih dikenal dengan istilah DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, BUang) obat. Selain isu obat, pencegahan diabetes pada keluarga saatlah penting dikarenakan diabetes masih menjadi penyakit serius di Indonesia. Melihat tantangan ini, diperlukan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Sukabanjar, Kec. Gedong Tataan, Kab. Pesawaran, Provinsi Lampung yang berfokus pada penyuluhan prinsip DAGUSIBU dan pencegahan diabetes. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyakarat Desa Sukabanjar terkait prinsip DAGUSIBU obat dengan benar dan meningkatkan kesadaran masyakarat Desa Sukabanjar tentang pentingnya mencegah penyakit diabetes melitus. Dari hasil kegiatan ini didapatkan hasil yaitu edukasi atau penyuluhan yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang materi yang diberikan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata posttest yaitu 84,06 sedangkan rata-rata nilai pretest yaitu 79,06. Melalui penyuluhan DAGUSIBU dan pencegahan diabetes, masyarakat diharapkan menjadi lebih paham pentingnya pengelolaan obat yang benar serta menjaga pola hidup sehat dalam mencegah penyakit diabetes.
Copyrights © 2026