Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) berbasis website semakin banyak diterapkan sebagai solusi untuk meningkatkan aksesibilitas layanan psikologis di lingkungan pendidikan. Meskipun demikian, penerapan sistem digital dalam BK masih membutuhkan evaluasi yang komprehensif untuk menilai efektivitas, kualitas, dan dampaknya terhadap pengalaman pengguna. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi layanan BK berbasis website dengan fokus pada kemudahan akses, kualitas sistem, dan pengalaman pengguna. Melalui pendekatan deskriptif-analitik, penelitian ini menganalisis data kuesioner yang diperoleh dari 200 pengguna layanan BK berbasis website. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa meskipun layanan berbasis website meningkatkan aksesibilitas, tantangan terbesar terletak pada kualitas interaksi antara konseli dan konselor serta keandalan sistem. Oleh karena itu, rekomendasi untuk perbaikan sistem dan pelatihan konselor dalam interaksi digital sangat diperlukan.
Copyrights © 2025