Konsep revitalisasi pendidikan menjadi wacana yang semakin penting dikaji guna meningkatkan relevansi, efektivitas, dan efisiensi sistem pendidikan dalam menghasilkan lulusan yang kompetitif. Namun, penelitian mengenai tren global revitalisasi pendidikan dan bagaimana konsep tersebut dapat diadopsi serta diterapkan dalam konteks pendidikan di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren global revitalisasi pendidikan berdasarkan publikasi ilmiah menggunakan metode bibliometrik. Metode bibliometrik digunakan untuk menganalisis tren penelitian terkait revitalisasi pendidikan dalam skala global. Pencarian kata kunci dilakukan dengan bantuan software Publish or Perish (PoP) diperoleh data berupa 84 artikel ilmiah terkait "revitalisation of education" pada rentang tahun 2015-2025. Tren publikasi terkait revitalisasi pendidikan mengalami fluktuasi yang cukup besar, dengan periode peningkatan signifikan pada 2021 dan 2023–2024. Ditemukan 323 kata kunci yang saling terhubung antara satu dan yang lainnya. Kata kunci tersebut membentuk 572 garis penghubung. Kata kunci yang sering muncul terkait revitalisasi pendidikan adalah rural revitalization, language revitalization, education, revitalization, bilingual education, indigenous languages, indigenous languages revitalization, languages revitalization, vocational education, language policy, rural education. Hasil analisis bibliometrik menunjukkan bahwa revitalisasi pendidikan merupakan konsep multidimensional yang mencakup berbagai aspek kebahasaan, pendidikan vokasional, pendidikan di daerah pedesaan, serta integrasi sosial-ekonomi. Dengan menerapkan rekomendasi berbasis hasil studi ini, revitalisasi pendidikan di Indonesia dapat berjalan lebih efektif, menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Copyrights © 2026