Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mendongeng terhadap kemampuan berbicara anak usia dini di KB KARTINI Desa Tanjung Siram Tahun 2025. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti di KB Kartini Desa Tanjung siram Kecamatan Bila Hulu diketahui kecerdasan linguistik anak masih belum berkembang secara optimal. Tujuan dalam penelitian ini yaitu: bagaimana kecerdasan linguistik anak sebelum diterapkan mendongeng di KB Kartini Desa Tanjung Siram dan bagaimana kecerdasan linguistik anak setelah diterapkan mendongeng di KB Kartini Desa Tanjung Siram. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model penelitia Obserpasi Subjek penelitian ini adalah peserta didik di KB Kartini Desa Tanjung Siram yang berjumlah 43 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu: peningkatan kecerdasan linguistik anak Usia Dini di KB Kartini Desa Tanjung Siram sebelum dilakukan mendongeng masih belum berkembang sesuai indikator capaian. Peningkatan kecerdasan linguistik anak Usia Dini di KB Kartini Desa Tanjung Siram setelah dilakukan mendongeng meningkat pada setiap siklus. Pada siklus I terlihat kecerdasan linguistik anak menunjukkan anak yang Berkembang Sangat Baik (BSB) sebanyak 30 anak (83%). Sedangkan padasiklus IIterlihat kecerdasan linguistik an ak menunjukkan anak yang Berkembang Sangat Baik (BSB) sebanyak 13 anak (11%).Sebuah cerita rakyat, baik dongeng maupun legenda memuat pola pikir masyarakat tertentu. Cerita tersebut diturunkan dari generasi ke generasi untuk melegitimasi atau mempertahankan apa yang telah dimiliki kepada generasi selanjutnya. Pola pikir tersebut tidak sengaja dihadirkan oleh pencerita dengan kemunculan pola cerita yang berulang. Pada akhirnya, pola-pola tersebut membentuk mitos.Maka keteria pengujian adalah jika thitung >ttabel maka Ha diterima artinya terdapat pengaruh mendongeng di KB Kartini Desa Tanjung siram.
Copyrights © 2026