Remaja sebagai pengguna aktif teknologi digital menghadapi tantangan dalam memahami literasi dan risiko penggunaan yang menyertainya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan kesadaran risiko digital melalui sosialisasi interaktif yang dilaksanakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka di SMP Islam Cijeruk, Kabupaten Bogor. Kegiatan mencakup pemberian pre-test dan post-test untuk mengukur empat indikator utama, serta diskusi partisipatif sebagai metode penyampaian. Sebanyak 79 siswa mengikuti sosialisasi ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pemahaman dan kesadaran setelah kegiatan berlangsung, dengan skor rata-rata tertinggi pada indikator pentingnya literasi digital sebesar 4,46 (89,2%) dan kesadaran terhadap risiko digital sebesar 4,27 (85,4%). Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif yang interaktif efektif dalam membentuk perilaku digital yang bijak dan bertanggung jawab sejak usia sekolah.
Copyrights © 2026