Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pembelajaran, strategi komunikasi, dan partisipasi sosial siswa tunarungu di SLB B Karya Murni. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan guru, orang tua, dan siswa, serta analisis dokumen (RPP, silabus, dan catatan kemajuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), adaptasi bahan ajar, dan metode multisensoris meningkatkan pemahaman konsep akademik (Marschark & Hauser, 2012; Knoors & Marschark, 2014). Namun, tantangan masih ditemukan pada ketersediaan sumber belajar visual, pelatihan guru, dan integrasi sosial di lingkungan sekolah umum (Smith & Tyack, 2011; Ewing & Brister, 2010). Rekomendasi menyarankan penguatan pelatihan guru, pengembangan bahan ajar visual, dan program inklusi berbasis komunitas.
Copyrights © 2026