Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi digital sekaligus mendukung pemulihan phisikososial anak-anak dan remaja di Desa Mee Tanoh, Aceh, yang terdampak bencana. Program ini dilaksanakan selama 30 hari dengan melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK hingga SMA. Kegiatan dirancang secara bertahap melalui beberapa sesi, yaitu literasi cerita, pengenalan dan praktik menulis cerita digital melalui platform Wattpad, kegiatan mendengarkan serta mendiskusikan podcast edukatif, hingga pelatihan pembuatan podcast sederhana. Pada tahap awal, peserta diajak untuk mengekspresikan pengalaman dan perasaan mereka melalui cerita lisan, gambar, dan tulisan sederhana. Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan penggunaan media digital sebagai sarana menulis dan berbagi cerita secara kreatif. Kegiatan podcast juga memberikan ruang bagi peserta untuk mendengarkan pengalaman orang lain serta berdiskusi mengenai berbagai cara menghadapi kesulitan dalam kehidupan. Untuk mengetahui tanggapan peserta terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan, dilakukan pengumpulan data melalui kuesioner menggunakan skala Likert 1–3. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merespons positif program ini. Kegiatan literasi digital berbasis cerita dan audio edukatif tidak hanya meningkatkan minat menulis dan kemampuan memanfaatkan media digital, tetapi juga membantu peserta lebih percaya diri dalam mengekspresikan pengalaman mereka. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan kreatif berbasis literasi digital dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung pemulihan psikososial masyarakat pasca bencana.Kata kunci: Literasi Digital, Pemulihan Psikososial, Pengabdian Masyarakat, Wattpad dan Podcast Edukatif, Storytelling
Copyrights © 2026