Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pedagogis guru dalam membaca terbimbing terhadap kemampuan membaca siswa dan untuk mengetahui faktor penyebab strategi pedaggogis guru dalam membaca terbimbing terhadap kemampuan membaca siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptuf. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 15 Cakranegara. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analsisi data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Kebasahan data menggunakan triangulasi, perpanjangan penelitian dan ketekukan peneliti. Hasil penelitian adalah strategi pedagogis guru dalam membaca terbimbing diimplementasikan melalui pendekatan diferensiasi kelompok kecil dan scaffolding untuk merespons siswa yang belum bisa membaca. Analisis strategi menunjukkan bahwa guru membagi siswa berdasarkan tingkat hambatan membacanya dengan memberikan bimbingan individual yang fokus dengan metode fonetik dan pemanfaatan media visual. Akan tetapi, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah hambatan dan faktor kesulitan dalam pelaksanaannya, terutama keterbatasan ketersediaan buku bacaan berjenjang , serta kendala manajemen waktu di mana guru sulit membagi perhatian di tengah disparitas kemampuan siswa. Selain itu, hambatan eksternal berupa rendahnya dukungan pendampingan literasi dari lingkungan keluarga serta motivasi belajar siswa yang menjadi faktor kesulitan utama yang menghambat efektivitas strategi pedagogis ini dalam menuntaskan membaca siswa.
Copyrights © 2026