Pembelajaran abad ke-21 menuntut pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) pada peserta didik. Namun, kemampuan mahasiswa calon guru dalam merancang soal HOTS masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru dalam menyusun soal HOTS melalui pelatihan dan pendampingan yang terstruktur. Metode yang digunakan adalah diseminasi penguatan berbasis praktik dengan tahapan teori, praktik, dan evaluasi yang melibatkan diskusi, simulasi, serta pendampingan lanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam merancang soal HOTS,, menentukan level kognitif berdasarkan taksonomi Bloom revisi, serta menggunakan kata kerja operasional yang sesuai. Selain itu, peserta mampu menyusun indikator yang spesifik dan terukur, mengembangkan kisi-kisi secara sistematis, serta merancang soal yang menuntut kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi. Diskusi dan refleksi yang dilakukan selama pelatihan juga membantu peserta mengatasi miskonsepsi dan meningkatkan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam mempersiapkan mahasiswa calon guru untuk merancang asesmen yang berkualitas dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Copyrights © 2026