Ketersediaan air bersih merupakan masalah yang perlu dipikirkan, terlebih penyediaan air bersih di tingkat komunitas. Desa Pematang Jering yang terletak di Kabupaten Muara Jambi, Provinsi Jambi merupakan desa yang terletak berdekatan dengan sungai serta kebun warga. Berdasarkan curah hujan tahunan beserta lokasi desa, bencana banjir merupakan tantangan besar. Pestisida yang digunakan pada tanaman sawit dapat terbawa air banjir ke pemukiman warga dan menjadi kontaminasi di sumur warga yang digunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari. Penghilangan kontaminasi dari air merupakan hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Studi kelayakan dilakukan untuk mengetahui apakah teknologi penjernih air perlu dibangun dan estimasi biaya rancangan penjernih air telah dilakukan. Berdasarkan evaluasi dan survei lapangan, teknologi penjernih air layak didirikan. Teknologi penjernih air dibangun untuk meningkatkan kualitas air sumur warga dengan mengurangi kontaminasi kimia maupun fisik dengan filter sederhana maupun modern. Biaya pembangunan teknologi penjernih air telah dihitung berdasarkan rancangan. Teknologi penjernih air sederhana memiliki biaya pembangunan sebesar Rp3,036,000. Teknologi penjernih air modern memiliki biaya pembangunan sebesar Rp3,773,000. Perbedaan biaya ini terletak di filter air yang digunakan yakni pasir, kerikil, dan ijuk untuk filter air sederhana serta pasir silika dan karbon aktif untuk filter air modern.
Copyrights © 2026