Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric terhadap peningkatan power otot tungkai dan kecepatan footwork atlet bulutangkis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 8 orang atlet bulutangkis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes vertical jump untuk mengukur power otot tungkai dan tes footwork berupa shuttle run atau shadow badminton untuk mengukur kecepatan pergerakan kaki. Prosedur penelitian diawali dengan pelaksanaan pretest, kemudian diberikan perlakuan berupa latihan plyometric selama 4–6 minggu dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu, dan diakhiri dengan posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pada power otot tungkai yang ditandai dengan meningkatnya hasil vertical jump, serta peningkatan kecepatan footwork yang ditunjukkan dengan penurunan waktu tempuh pada saat posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan plyometric memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai dan kecepatan footwork atlet bulutangkis.
Copyrights © 2026