Latar Belakang: Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi, dengan sebagian besar kematian disebabkan oleh komplikasi persalinan yang seharusnya dapat dicegah melalui deteksi dini risiko. Kemajuan teknologi mobile health (mHealth) membuka peluang baru untuk meningkatkan kemampuan deteksi risiko persalinan pada ibu hamil trimester III. Tujuan: Mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi kehamilan berbasis mobile terhadap deteksi dini risiko persalinan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Batunadua Kota Padangsidimpuan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan rancangan pre-test post-test with control group. Sampel berjumlah 74 ibu hamil trimester III yang dibagi menjadi dua kelompok (37 intervensi, 37 kontrol) menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang telah divalidasi (r > 0,3; α = 0,872) dan aplikasi kehamilan berbasis mobile. Analisis data menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik. Hasil: Sebanyak 78,4% kelompok intervensi menunjukkan deteksi dini risiko persalinan yang optimal, dibandingkan 35,1% pada kelompok kontrol. Hasil uji Chi-square menunjukkan nilai χ² = 14,872 dengan p-value = 0,001 (p < 0,05). Analisis regresi logistik menghasilkan Odds Ratio (OR) = 6,34 (95% CI: 2,41–16,68), artinya kelompok yang menggunakan aplikasi mobile memiliki peluang 6,34 kali lebih besar untuk melakukan deteksi dini risiko persalinan secara optimal. Kesimpulan: Penggunaan aplikasi kehamilan berbasis mobile berpengaruh signifikan terhadap deteksi dini risiko persalinan pada ibu hamil trimester III. Integrasi teknologi mHealth dalam layanan antenatal care (ANC) direkomendasikan sebagai strategi pendukung peningkatan kualitas pelayanan kebidanan.
Copyrights © 2026