Tujuan penelitian di pkm ini adalah untuk mengetahui memiliki tujuan untuk mengetahui: (1) Gambaran implementasi latihan komunikasi efektif dan pengelolaan emosi dapat meningkatkan kualitas layanan Pembimbing Kemasyarakatan dalam pendampingan Bapas; (2) Dampak latihan komunikasi efektif dan pengelolaan emosi terhadap kemampuan Pembimbing Kemasyarakatan dalam; (3) Pengaruh latihan komunikasi efektif dan pengelolaan emosi terhadap peningkatan layanan kepada pada klien Bapas. Metode penelitian menggunkan metode PAR dengan tahapan Persiapan Sosial/Sosialisasi, Identifikasi Data & Masalah, Analisis Masalah, Perencanaan Tindakan, Aksi/Tindakan, serta Refleksi & Evaluasi, melibatkan 69 PK Bapas Kota makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi pelatihan komunikasi efektif dan pengelolaan emosi secara signifikan meningkatkan kompetensi Pembimbing Kemasyarakatan dalam interaksi dengan klien, gambaran latihanĀ komunikasi efektif dengan teknik RASCER terbukti efektif dalam memfasilitasi peningkatan kualitas layanan yang diberikan oleh Pembimbing Kemasyarakatan dan model CARE menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan pengelolaan emosi dan kualitas layanan Pembimbing Kemasyarakatan terhadap klien Bapas. ada pengaruh signifikan latihan komunikasi efektif dan pengelolaan emosi terhadap peningkatan kualitas layanan mereka.
Copyrights © 2026