Keterampilan membuka dan menutup pembelajaran merupakan bagian penting dari keterampilan dasar mengajar yang berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran. Namun, dalam praktiknya kedua keterampilan tersebut sering kali belum diterapkan secara optimal, khususnya dalam kegiatan microteaching. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan keterampilan membuka dan menutup pembelajaran dalam kegiatan microteaching serta implikasinya terhadap kesiapan pedagogis calon guru. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait kompetensi pedagogik guru yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa keterampilan membuka pembelajaran yang efektif meliputi kemampuan menarik perhatian, membangkitkan motivasi, memberikan acuan, dan mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik. Sementara itu, keterampilan menutup pembelajaran dilakukan melalui kegiatan review, evaluasi, refleksi, dan tindak lanjut pembelajaran. Penguasaan kedua keterampilan tersebut terbukti mampu menciptakan pembelajaran yang lebih terstruktur, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta memperkuat pemahaman terhadap materi. Oleh karena itu, keterampilan membuka dan menutup pembelajaran perlu dilatih secara sistematis dalam kegiatan microteaching guna membentuk calon guru yang profesional dan kompeten.
Copyrights © 2026