Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap peningkatan risiko komplikasi kehamilan dan kesehatan bayi. KEK dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain asupan gizi yang tidak adekuat, rendahnya pengetahuan ibu hamil, kondisi sosial ekonomi, serta perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesadaran ibu hamil serta keluarga mengenai KEK melalui pendekatan asuhan kebidanan komunitas. Metode yang digunakan adalah survei mawas diri dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat di RW 05 Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hasil survei menunjukkan masih adanya ibu hamil dengan pola makan kurang seimbang, frekuensi makan tidak teratur, serta keterbatasan pemahaman mengenai tanda dan dampak KEK, khususnya indikator Lingkar Lengan Atas (LILA) < 23,5 cm. Penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan memberikan pemahaman mengenai pengertian KEK, faktor risiko, dampak terhadap ibu dan janin, serta upaya pencegahan melalui pemenuhan gizi seimbang dan konsumsi tablet zat besi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan berbasis komunitas merupakan upaya promotif dan preventif yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi dalam pencegahan KEK pada ibu hamil serta mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026