Kesehatan mental menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan individu, terutama pada remaja yang rentan mengalami tekanan akademik dan sosial. Rendahnya tingkat literasi kesehatan mental serta tingginya stigma terhadap gangguan mental masih menjadi tantangan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa. Salah satu pendekatan alternatif yang dapat diterapkan adalah terapi berbasis alam melalui pemanfaatan tanaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam memanfaatkan tanaman sebagai media terapi alami guna mendukung kesehatan mental. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang mencakup penyuluhan, demonstrasi, dan diskusi kelompok, dengan pelaksanaan di SMKN 1 Kendit, Situbondo yang melibatkan siswa sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai kesehatan mental serta manfaat tanaman sebagai media relaksasi, disertai tingkat partisipasi dan antusiasme siswa yang tergolong tinggi selama kegiatan berlangsung. Pemanfaatan tanaman, khususnya tanaman aromatik dan tanaman hias, dinilai mudah diterapkan, ekonomis, serta efektif sebagai alternatif terapi non farmakologis. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap kesadaran lingkungan siswa dalam menciptakan suasana sekolah yang lebih hijau dan kondusif, sehingga edukasi pemanfaatan tanaman sebagai terapi alam berpotensi dikembangkan sebagai strategi berkelanjutan dalam mendukung kesehatan mental di lingkungan pendidikan.
Copyrights © 2026