Serangan jantung dan henti jantung mendadak merupakan kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat untuk meningkatkan peluang keselamatan korban. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pertolongan pertama dan Basic Life Support (BLS) menjadi salah satu faktor yang dapat memperburuk kondisi korban sebelum mendapatkan bantuan medis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Nupabomba Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala mengenai pertolongan pertama serangan jantung dan Basic Life Support (BLS). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 06 April 2026 dengan metode penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung teknik resusitasi jantung paru (RJP), pemeriksaan respons korban, pemanggilan bantuan, serta kompresi dada yang benar. Peserta kegiatan terdiri dari masyarakat dan aparat desa yang mengikuti pelatihan secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai tanda dan gejala serangan jantung serta langkah-langkah pertolongan pertama sebelum korban dirujuk ke fasilitas kesehatan. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan teknik dasar BLS dengan baik setelah dilakukan simulasi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan jantung di lingkungan sekitar.
Copyrights © 2026