Mayoritas penduduk di Indonesia beragama Islam dan menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan. Selama menjalankan puasa terjadi perubahan pola makan dari tiga kali sehari menjadi dua kali, yaitu saat berbuka puasa dan sahur. Perubahan pola makan ini juga berpengaruh terhadap waktu dan aturan penggunaan obat bagi masyarakat yang sedang menjalani terapi pengobatan. Kurangnya pemahaman mengenai cara penggunaan obat yang tepat selama berpuasa dapat menyebabkan penggunaan obat yang tidak sesuai sehingga berpotensi menurunkan efektivitas terapi. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan obat yang bijak dan tepat selama menjalankan ibadah puasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di kawasan Tugu Keris Siginjai Kota Jambi dengan metode sosialisasi langsung kepada masyarakat menggunakan media leaflet sebagai sarana edukasi. Selain itu, kegiatan ini juga disertai dengan pembagian takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respon yang positif terhadap kegiatan edukasi yang dilaksanakan. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan, partisipasi aktif dalam sesi diskusi, serta adanya interaksi antara tim pelaksana dan masyarakat. Secara umum kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat dan aman selama menjalankan ibadah puasa.
Copyrights © 2026