Latar belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang menjadi perhatian khusus bagi Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan karena jumlah kasus yang meningkat dari tahun 2023 menjadi 2024. Dalam menanggulangi masalah tersebut, salah satu upaya yang digencarkan pada masyarakat adalah kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Melalui PSN, puskesmas mengajak masyarakat dan kader untuk mengontrol nyamuk yang menjadi reservoir penyakit DBD. Salah satu indikator pengendalian nyamuk penyebab DBD yang dicatat melalui PSN adalah Angka Bebas Jentik (ABJ) yang didefinisikan sebagai persentase rumah bebas jentik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ABJ dengan kasus demam berdarah (DBD) yang tercatat pada tahun 2023 dan 2024 di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan. Metode: Desain studi pada penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Data sekunder pada penelitian ini merupakan hasil rekap penyakit pada tahun 2023 dan 2024, dilengkapi hasil wawancara dengan petugas pelayanan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) DBD di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan. Hasil: Jumlah kasus DBD yang ditemukan di Puskesmas Grogol Petamburan sebanyak 56 kasus pada tahun 2023 dan 253 kasus pada 2024. Surveilans juga mencatat ABJ pada kedua tahun dengan rata-rata persentase sebesar 99,02% dan 99,1% secara berurutan. Hasil uji korelasi tidak menemukan adanya hubungan antara DBD dengan ABJ, baik pada tahun 2023 maupun 2024. Kesimpulan: Angka kasus DBD tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan naik atau turunnya angka ABJ di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan.
Copyrights © 2026