Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Large radicular cyst compressing the mandibular canal: a case report Andika, Steve Yosua; Yunizar, Vania Rizky; Audry Arifin, Sariyani Pancasari; Anggraeni, Rezky
Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI)
Publisher : Ikatan Radiologi Kedokteran Gigi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32793/jrdi.v9i2.1388

Abstract

Objectives: To describe radicular cysts and differentiate them from radiographically similar cysts such as odontogenic keratocysts. Case Report: A 21-year-old female patient presented to the Dental and Oral Hospital with a primary complaint of residual root fragments in the left mandibular region, for which she requested extraction. Extraoral clinical examination revealed no facial asymmetry, swelling, or tenderness, and the region was asymptomatic upon palpation. The patient reported no relevant systemic medical history. Panoramic radiographic examination demonstrated a well-defined unilocular radiolucent lesion extending from the apical third of tooth 36 to the periapical areas of teeth 35, 37, and 38. Given the limitations in diagnostic detail offered by conventional periapical radiography, a Cone-Beam Computed Tomography (CBCT) scan was subsequently performed. Multiplanar reconstruction images from the CBCT revealed a radiolucent lesion extending from the periapical area of tooth 35, with evidence of compression on the mandibular canal. Conclusion: Radicular cysts are the most common type of odontogenic cyst and are associated with dental inflammation. Radicular cysts and OKCs have a similar radiographic appearance, leading to confusion between the two. Cone Beam Computed Tomography (CBCT) offers three-dimensional imaging that allows a comprehensive assessment of the lesion's size, extent, and relationship to adjacent anatomic structures, allowing the characteristics of both radicular lesions and OKCs to be clearly demonstrated. The characteristics of each lesion can be clearly described, making CBCT a very helpful modality in these cases. Keywords: Cone Beam Computed Tomography, odontogenic cyst, radicular cyst
Hubungan Kasus Demam Berdarah Dengue dengan Angka Bebas Jentik Tahun 2023 dan 2024 (Kajian di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan) Theresia, Tiarma Talenta; Lestari, Sri; Widyanto, Susilo; Andika, Steve Yosua; Tjingson, Natalia; Fantastika, Adela Dayu; Cikagri, Alifia Adinda; Tirtania, Carinna; Mulia, Maria Gresela; Nathania, Sabrina; Wongkar, Michelle Alicia
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4128

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang menjadi perhatian khusus bagi Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan karena jumlah kasus yang meningkat dari tahun 2023 menjadi 2024. Dalam menanggulangi masalah tersebut, salah satu upaya yang digencarkan pada masyarakat adalah kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Melalui PSN, puskesmas mengajak masyarakat dan kader untuk mengontrol nyamuk yang menjadi reservoir penyakit DBD. Salah satu indikator pengendalian nyamuk penyebab DBD yang dicatat melalui PSN adalah Angka Bebas Jentik (ABJ) yang didefinisikan sebagai persentase rumah bebas jentik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ABJ dengan kasus demam berdarah (DBD) yang tercatat pada tahun 2023 dan 2024 di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan. Metode: Desain studi pada penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Data sekunder pada penelitian ini merupakan hasil rekap penyakit pada tahun 2023 dan 2024, dilengkapi hasil wawancara dengan petugas pelayanan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) DBD di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan. Hasil: Jumlah kasus DBD yang ditemukan di Puskesmas Grogol Petamburan sebanyak 56 kasus pada tahun 2023 dan 253 kasus pada 2024. Surveilans juga mencatat ABJ pada kedua tahun dengan rata-rata persentase sebesar 99,02% dan 99,1% secara berurutan. Hasil uji korelasi tidak menemukan adanya hubungan antara DBD dengan ABJ, baik pada tahun 2023 maupun 2024. Kesimpulan: Angka kasus DBD tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan naik atau turunnya angka ABJ di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan.