Cikagri, Alifia Adinda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP BETWEEN EDUCATION AND LEVEL OF ORAL HEALTH KNOWLEDGE IN POSYANDU CADRES Theresia, Tiarma Talenta; Cikagri, Alifia Adinda; Astoeti, Tri Erri; Goalbertus
The Indonesian Journal of Public Health Vol. 19 No. 3 (2024): THE INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC HEALTH
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijph.v19i3.2024.549-561

Abstract

Introduction: The prevalence of dental caries in West Jakarta was 44.24%, and one of the prevention efforts that could be taken was health promotion. Posyandu cadres are health volunteers selected from the community who voluntarily contribute to improving community health. Posyandu cadres are important as oral health educators in the community; as extension workers, Posyandu cadres must have the necessary knowledge, skills, and experience to be trusted as a source of information; one of the factors that influence participation is knowledge. Aims: This research examines the relationship between education and oral health knowledge among Posyandu Cadres in Kemanggisan District. Method: Analytical observational research was conducted using a cross-sectional design method involving 73 Posyandu cadres. The research was conducted by taking data from the results of questionnaires filled in directly from August – September 2023. Result: Of the 73 respondents, 41.1% had high knowledge, and 58.9% had low knowledge. Subjects who had a high level of education had higher odds of having good knowledge (adjusted OR: 147.93; 95% CI: 3.52 - 6218.85, P = 0.009). Conclusion: The higher the cadre's education, the better their oral health knowledge will be.
Hubungan Kasus Demam Berdarah Dengue dengan Angka Bebas Jentik Tahun 2023 dan 2024 (Kajian di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan) Theresia, Tiarma Talenta; Lestari, Sri; Widyanto, Susilo; Andika, Steve Yosua; Tjingson, Natalia; Fantastika, Adela Dayu; Cikagri, Alifia Adinda; Tirtania, Carinna; Mulia, Maria Gresela; Nathania, Sabrina; Wongkar, Michelle Alicia
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4128

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang menjadi perhatian khusus bagi Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan karena jumlah kasus yang meningkat dari tahun 2023 menjadi 2024. Dalam menanggulangi masalah tersebut, salah satu upaya yang digencarkan pada masyarakat adalah kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Melalui PSN, puskesmas mengajak masyarakat dan kader untuk mengontrol nyamuk yang menjadi reservoir penyakit DBD. Salah satu indikator pengendalian nyamuk penyebab DBD yang dicatat melalui PSN adalah Angka Bebas Jentik (ABJ) yang didefinisikan sebagai persentase rumah bebas jentik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ABJ dengan kasus demam berdarah (DBD) yang tercatat pada tahun 2023 dan 2024 di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan. Metode: Desain studi pada penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Data sekunder pada penelitian ini merupakan hasil rekap penyakit pada tahun 2023 dan 2024, dilengkapi hasil wawancara dengan petugas pelayanan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) DBD di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan. Hasil: Jumlah kasus DBD yang ditemukan di Puskesmas Grogol Petamburan sebanyak 56 kasus pada tahun 2023 dan 253 kasus pada 2024. Surveilans juga mencatat ABJ pada kedua tahun dengan rata-rata persentase sebesar 99,02% dan 99,1% secara berurutan. Hasil uji korelasi tidak menemukan adanya hubungan antara DBD dengan ABJ, baik pada tahun 2023 maupun 2024. Kesimpulan: Angka kasus DBD tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan naik atau turunnya angka ABJ di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan.