Studi ini diarahkan untuk mengonseptualisasikan arah baru rekonstruksi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) yang selaras dengan akselerasi teknologi, arus globalisasi, serta transformasi sosial kontemporer. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), eksplorasi data bersumber dari literatur buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang mengkaji epistemologi PAI serta paradigma pendidikan integratif. Pengumpulan data dioptimalisasi lewat teknik dokumentasi, yang kemudian dibedah menggunakan analisis isi (content analysis) melalui fase reduksi, kategorisasi, interpretasi, hingga konklusi. Temuan merujuk pada urgensi pergeseran orientasi kurikulum PAI yang mulanya dominan bersifat normatif-kognitif menuju model yang lebih kontekstual, integratif, dan adaptif. Aktualisasi rekonstruksi tersebut dimanifestasikan melalui implementasi pendekatan integratif-interkonektif, sublimasi instrumen teknologi dalam pedagogi, internalisasi karakter mulia, serta penguasaan kecakapan abad ke-21. Meski demikian, aksentuasi tauhid tetap diposisikan sebagai jangkar filosofis utama. Reorientasi ini menjadi rute strategis guna mengafirmasi lahirnya generasi yang kokoh secara spiritual, sekaligus cakap secara global, kritis, dan berdaya saing tinggi
Copyrights © 2026