Peningkatan efisiensi penanganan pascapanen bawang merah menjadi kebutuhan penting bagi petani di Kabupaten Enrekang, mengingat proses pembersihan kulit kering yang masih dilakukan secara manual menyebabkan rendahnya produktivitas kerja, tingginya beban tenaga kerja, serta berpotensi menurunkan kualitas hasil panen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan alat pembersih kulit kering bawang merah tipe silinder sebagai teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi penanganan pascapanen. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pra uji coba, uji coba, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi alat, pelatihan penggunaan, dan pendampingan kepada masyarakat. Evaluasi menggunakan wawancara semi-terstruktur untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap fungsi, manfaat, pengoperasian, keselamatan kerja, dan kesiapan penggunaan alat. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari masyarakat terhadap teknologi yang diperkenalkan. Alat mampu beroperasi dengan kapasitas 25 kg per proses dan waktu kerja efektif sekitar 2 menit. Masyarakat juga menunjukkan pemahaman yang baik terhadap manfaat alat, terutama dalam mempercepat proses pembersihan, mengurangi beban kerja, dan meningkatkan efisiensi kegiatan pascapanen. Dengan demikian, alat pembersih kulit kering bawang merah tipe silinder berpotensi menjadi teknologi tepat guna yang mendukung peningkatan produktivitas petani bawang merah di Kabupaten Enrekang.
Copyrights © 2026