Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pilot Project Mesin Pembersih Kulit Kering Bawang Merah Sebagai Upaya Peningkatan Efisiensi Pascapanen di Kabupaten Enrekang Andi Muhammad Irfan; Aminuddin Aminuddin; Badaruddin Anwar; Nurlaela Latief; Fahri Anwar
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 2 (May 2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/eh4jey10

Abstract

Peningkatan efisiensi penanganan pascapanen bawang merah menjadi kebutuhan penting bagi petani di Kabupaten Enrekang, mengingat proses pembersihan kulit kering yang masih dilakukan secara manual menyebabkan rendahnya produktivitas kerja, tingginya beban tenaga kerja, serta berpotensi menurunkan kualitas hasil panen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan alat pembersih kulit kering bawang merah tipe silinder sebagai teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi penanganan pascapanen. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pra uji coba, uji coba, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi alat, pelatihan penggunaan, dan pendampingan kepada masyarakat. Evaluasi menggunakan wawancara semi-terstruktur untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap fungsi, manfaat, pengoperasian, keselamatan kerja, dan kesiapan penggunaan alat. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari masyarakat terhadap teknologi yang diperkenalkan. Alat mampu beroperasi dengan kapasitas 25 kg per proses dan waktu kerja efektif sekitar 2 menit. Masyarakat juga menunjukkan pemahaman yang baik terhadap manfaat alat, terutama dalam mempercepat proses pembersihan, mengurangi beban kerja, dan meningkatkan efisiensi kegiatan pascapanen. Dengan demikian, alat pembersih kulit kering bawang merah tipe silinder berpotensi menjadi teknologi tepat guna yang mendukung peningkatan produktivitas petani bawang merah di Kabupaten Enrekang.
Empowering Rural Communities through Solar-Powered Irrigation Using a DC Pump for Sustainable Agriculture Muhammad Hasim; Akmal Hidayat; Hamidah Hamris; Ummul Mansir; Aminuddin Aminuddin; Mudarris Mudarris; Iris Sumariyanto
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 2 (August 2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatek.v4i2.1866

Abstract

Tondongkura Village has considerable potential for peanut farming but faces irrigation constraints due to hilly topography and dependence on gasoline-powered pumps. This community engagement program aimed to empower peanut farmers through a solar-powered irrigation system based on a DC pump as an appropriate technology for sustainable agriculture. A participatory approach was implemented through five stages: problem identification, system design, technology implementation, training and technology transfer, and mentoring and monitoring. The program involved 21 peanut farmers from the Bujung-Bujung Farmers Group. The results showed an increase in the average evaluation score from 36.3% to 72.1%, representing an improvement of 35.7 percentage points. The implementation strengthened farmers’ knowledge, skills, and independence in operating and maintaining the irrigation system while reducing dependence on fossil-fuel-based pumping. The program demonstrates the potential of solar-powered irrigation as an appropriate technology to support more efficient, energy-independent, and sustainable peanut farming.
Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Sermani Steel Corporation A Aenul Ahyar; Fiskia Rera Baharuddin; Aminuddin Aminuddin; Nurlaela Nurlaela
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 4, No 1 (2025): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55754/jov.v4i1.74579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1)Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Sermani Steel Corporation 2). Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Sermani Steel Corporation. Variabel dalam penelitian ini adalah Lingkungan Kerja (Y), Kinerja Karyawan (X). Adapun sampel ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh sehingga diperoleh sampel sebanyak 48 orang, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar kuesioner. teknik analisis data yang digunakan adalah uji instrumen, uji asumsi klasik, uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi SPSS 30 For Window. Berdasarkan Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 (< 0,05) dan nilai t hitung sebesar 6,837 yang lebih besar dari t tabel sebesar 1,679. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,504, menunjukkan bahwa lingkungan kerja mampu menjelaskan 50,4% variasi dalam kinerja karyawan, sementara sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Dengan demikian, bahwa semakin baik lingkungan kerja yang disediakan oleh perusahaan, maka semakin tinggi pula kinerja karyawan yang dihasilkan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu memperhatikan dan meningkatkan aspek-aspek dalam lingkungan kerja untuk mendorong kinerja yang optimal
Racang Bangun Mesin Pengayak Gula Sarang Semut Menggunkan Motor Lisrtik Arif Widayatullah; Baso Adam Muhammad; Andi Muhammad Idkhan; Aminuddin Aminuddin
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 28, No 2 OKT (2026): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI: INPRESS
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gula sarang semut merupakan produk olahan nira yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak diminati karena praktis, mudah larut, serta memiliki daya simpan yang lama. Namun, proses pengayakan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan produktivitas rendah, membutuhkan waktu yang lebih lama, dan menghasilkan ukuran butiran gula yang kurang seragam. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat, dan menguji kinerja mesin pengayak gula sarang semut menggunakan motor listrik guna meningkatkan efisiensi proses produksi dan kualitas hasil pengayakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode rancang bangun (engineering design) yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan, perancangan, pembuatan, perakitan, serta pengujian alat. Mesin dirancang menggunakan motor listrik berdaya 1/4 HP dengan putaran 1400 rpm, gearbox rasio 1:10, sistem transmisi pulley dan V-belt, serta mekanisme ayunan pada media ayakan. Pengujian dilakukan menggunakan gula sarang semut sebanyak 6 kg yang dibagi menjadi dua kelompok pengujian masing-masing 3 kg dengan variasi ayakan mesh 20 dan mesh 40. Parameter yang diamati meliputi jumlah gula halus yang dihasilkan, jumlah gula kasar yang tertahan, waktu pengayakan, dan efektivitas produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin dapat bekerja dengan baik dan stabil. Pada ayakan mesh 20 diperoleh hasil terbaik sebesar 2,239 kg gula halus dari 3 kg bahan dalam waktu 1 menit dengan efektivitas produksi 74,63%. Pada ayakan mesh 40 diperoleh 1,012 kg gula halus dengan efektivitas produksi tertinggi 33,73% dalam waktu 1 menit 30 detik. Dengan demikian, mesh 20 menghasilkan kinerja pengayakan yang lebih efektif dibandingkan mesh 40.