Kemampuan komunikasi publik, khususnya penguasaan Master of Ceremony (MC) dan public speaking, merupakan kompetensi krusial bagi Tim Protokoler Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta dalam merepresentasikan citra institusi. Namun, hasil asesmen awal menunjukkan tingginya tingkat kecemasan komunikasi (communication apprehension) dan minimnya pengalaman pelatihan formal pada anggota tim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teknis, penguasaan panggung, dan kepercayaan diri mitra dalam memandu acara akademik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang mengombinasikan pemaparan materi teoretis dengan simulasi praktik (roleplay). Evaluasi efektivitas program diukur menggunakan instrumen kuesioner pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kapasitas yang sangat signifikan. Pada aspek manajemen kecemasan, pelatihan ini berhasil mereduksi demam panggung peserta secara drastis, bergeser dari skala rendah ke tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Pada aspek kognitif dan teknis, seluruh peserta menunjukkan pemahaman yang komprehensif mengenai etika penyebutan jabatan formal, serta mengalami peningkatan drastis dalam kemampuan improvisasi saat menghadapi kendala teknis acara. Kesimpulannya, intervensi melalui praktik simulasi terbukti efektif membekali Tim Protokoler FISIP UPNVJ dengan keterampilan komunikasi profesional, sehingga mereka lebih siap ditugaskan dalam berbagai agenda seremonial kampus.
Copyrights © 2026