Penelitian terdahulu menekankan pentingnya mengintegrasikan latar sosiokultural serta potensi lokal Papua pada pembelajaran sains agar lebih kontekstual dan bermakna di dalam kelas. Akan tetapi, pembelajaran sains tidak boleh berhenti pada ranah kognitif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa dalam hilirisasi potensi alam Papua berbasis sains sebagai upaya meningkatkan literasi pangan. Mitra dalam kegiatan ini adalah mahasiswa Universitas Internasional Papua (UIP). Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) yang terdiri dari tiga tahap yaitu persiapan (sosialisasi teoretis), pelaksanaan (praktik pembuatan produk), dan evaluasi. Peningkatan literasi pangan mahasiswa dari kegiatan ini diukur menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik triangulasi data yang bersumber dari observasi dokumentasi, analisis finansial, dan wawancara mendalam (in-depth interview). Hasil pengabdian mengindikasikan adanya peningkatan literasi pangan mahasiswa secara signifikan yang mencakup tiga aspek yaitu literasi sains terapan (teknologi pangan), literasi keamanan pangan (food safety), dan literasi ekonomi pangan. Mahasiswa berhasil melakukan hilirisasi potensi agrikultur lokal meliputi pisang kepok, singkong, talas, dan bayam yang diolah menjadi enam varian produk kompetitif (Keripik Pisang Kepok, Keripik Singkong, Stick Singkong, Keripik Bayam, Sempol Tahu, dan Keripik Umbi Talas Saus Pedas) serta mampu membukukan keuntungan finansial dari hasil penjualan.
Copyrights © 2026