Titia Erika Sarlota Awom
Universitas Internasional Papua

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hilirisasi Potensi Alam Papua Berbasis Sains: Pemberdayaan Mahasiswa sebagai Upaya Peningkatan Literasi Pangan Ardian Hangga Kelana; Titia Erika Sarlota Awom; Marice Karubaba; Yulius Deni Kurnianto; Retno Wuri Sulistyowati; Midah Nurhidayah; Widelmina Keterina Demena; August Lewaherilla; Elizabet Kafiar
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4532

Abstract

Penelitian terdahulu menekankan pentingnya mengintegrasikan latar sosiokultural serta potensi lokal Papua pada pembelajaran sains agar lebih kontekstual dan bermakna di dalam kelas. Akan tetapi, pembelajaran sains tidak boleh berhenti pada ranah kognitif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa dalam hilirisasi potensi alam Papua berbasis sains sebagai upaya meningkatkan literasi pangan. Mitra dalam kegiatan ini adalah mahasiswa Universitas Internasional Papua (UIP). Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) yang terdiri dari tiga tahap yaitu persiapan (sosialisasi teoretis), pelaksanaan (praktik pembuatan produk), dan evaluasi. Peningkatan literasi pangan mahasiswa dari kegiatan ini diukur menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik triangulasi data yang bersumber dari observasi dokumentasi, analisis finansial, dan wawancara mendalam (in-depth interview). Hasil pengabdian mengindikasikan adanya peningkatan literasi pangan mahasiswa secara signifikan yang mencakup tiga aspek yaitu literasi sains terapan (teknologi pangan), literasi keamanan pangan (food safety), dan literasi ekonomi pangan. Mahasiswa berhasil melakukan hilirisasi potensi agrikultur lokal meliputi pisang kepok, singkong, talas, dan bayam yang diolah menjadi enam varian produk kompetitif (Keripik Pisang Kepok, Keripik Singkong, Stick Singkong, Keripik Bayam, Sempol Tahu, dan Keripik Umbi Talas Saus Pedas) serta mampu membukukan keuntungan finansial dari hasil penjualan.
Analisis Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Kesadaran Peserta Didik terhadap Pengelolaan Sampah di SMA Negeri 6 Skouw: Penelitian Midah Nurhidayah; Ardian Hangga Kelana; Sittin Masawoy; Febri Listianingrum; Pusmiati; Taufik Mubarak; Sakka Irawan; Titia Erika Sarlota Awom
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4778

Abstract

This study aims to analyze the level of knowledge, attitudes, and awareness of students towards waste management at SMA Negeri 6 Skouw. A descriptive quantitative approach was used in this study with a survey method through a closed area distribution. The research instrument was a questionnaire consisting of 3 main aspects: knowledge, attitudes, and awareness of students towards waste management. The research sample consisted of 48 respondents selected by purposive sampling. The results showed that students had a very positive profile in the three main aspects of waste management. In the knowledge aspect, students were in the capable category as evidenced by their high understanding of the classification of organic and inorganic waste and their risk impacts. This good knowledge was then embedded linearly with students' attitudes which were classified as positive so that a sense of personal responsibility arose to maintain the cleanliness of the school environment. Furthermore, this was reflected in the high level of awareness and demonstrated the readiness and commitment of the trained participants in carrying out real waste management efforts.
Etnosains: Pendampingan Pengenalan Konsep Sains melalui Budaya Papua (Pinang, Sagu, Papeda, Noken, Tifa, dan Musamus) di Sekolah Dasar Ardian Hangga Kelana; Saul Weipsa; Titia Erika Sarlota Awom; Yekson Soll; Sakka Irawan; Angel Paradise Raggiana Mambrasar; Stevani Gracia Papuana Kopeuw; Haikel Fabregas Menanti
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i1.4023

Abstract

Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mempraktikkan pembelajaran “Etnosains: Pendampingan Pengenalan Konsep Sains melalui Integrasi Budaya Papua (Pinang, Sagu, Papeda, Noken, Tifa, dan Musamus) di Sekolah Dasar” Negeri Inpres Bertingkat Waena Jayapura. Pendekatan ini dilakukan untuk menjembatani antara materi sains formal dengan kearifan lokal Papua agar lebih kontekstual bagi peserta didik. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara mendalam terhadap peserta didik, wali Kelas V B, dan kepala sekolah, serta dokumentasi kegiatan. Instrumen kuesioner menggunakan tiga kategori jawaban (Ya, Tidak, dan Ragu-ragu) yang dianalisis secara deskriptif. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan respons yang sangat positif, di mana jawaban responden didominasi oleh pilihan "Ya" mencapai rata-rata 92,2% sehingga pendampingan pengenalan konsep sains melalui budaya Papua di SD Negeri Inpres Bertingkat Waena berhasil dilakukan. Lebih lanjut, hasil wawancara juga mengonfirmasi bahwa penggunaan unsur budaya lokal Papua mampu meningkatkan motivasi belajar IPA (sains) peserta didik. Program ini berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih bermakna dan relevan dengan lingkungan tempat tinggal peserta didik.