Gandaria (Bouea macrophylla) merupakan tumbuhan topis mengandung senyawa golongan fenolik dan flavonoid yang dapat dimanfaatkan sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder pada ekstrak etanol biji B. macrophylla, menentukan potensi antidiabetes melalui inhibisi enzim α-glukosidase secara in vitro dan in silico serta menentukan penurunan kadar gula darah secara in vivo. Ekstrak etanol biji B. macrophylla memiliki % rendemen sebesar 31,74% dengan kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, alkaloid, saponin dan triterpenoid. Hasil analisis UPLCMS/MS ekstrak etanol biji B. macrophylla mengandung senyawa asam 3,4-dihidroksimandelat, larisitrin dan L-(-)-fenilalanin serta dapat menginhibisi enzim α-glukosidase dengan nilai IC50 sebesar 22,5627 µg/mL. Secara in silico senyawa L-(-)-fenilalanin dan larisitrin memiliki nilai energi bebas dan Konstanta inhibisi terbaik pada inhibisi enzim α-glukosidase (PDB ID: 3L4Y). Studi in vivo ekstrak etanol biji B. macrophylla dapat menurunkan kadar gula darah pada mencit Mus muscullus yang diinduksi aloksan sebesar 63,0 % pada dosis 500 mg/kg BB. Senyawa golongan fenolik dan flavonoid diduga berperan dalam menginhibisi enzim α-glukosidase secara in vitro dan in silico serta dalam menurunkan kadar gula darah mecit.
Copyrights © 2026