Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 6 No 2 (2026)

ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES ATAS LAGU “DI AKHIR PERANG” NADIN AMIZAH

Dela Ayu Puspita (Institut Pendidikan Indonesia)
Aditya Ansor Alsunah (Institut Pendidikan Indonesia)
Lina Siti Nurwahidah (Institut Pendidikan Indonesia)
Cecep Dudung Julianto (Institut Pendidikan Indonesia)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2026

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini mengkaji makna yang terkandung dalam lirik lagu Di Akhir Perang karya Nadin Amizah dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Analisis semiotika Roland Barthes dalam penelitian ini menitikberatkan pada tiga tataran pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos yang terkandung dalam lirik lagu tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif interpretatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi. Data penelitian diperoleh dari lirik lagu serta sumber pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna denotatif dalam lagu ini menggambarkan kondisi pascakonflik, makna konotatif merepresentasikan konflik batin dan luka emosional dalam hubungan interpersonal, sedangkan makna mitos membangun pemahaman budaya bahwa cinta dipersepsikansebagai perjuangan emosional yang sarat dengan pengorbanan dan penderitaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian semiotika terhadap karya musik populer Indonesia. KATA KUNCI: lirik lagu; semiotika Roland Barthes; denotasi; konotasi; mitos >  ROLAND BARTHES’ SEMIOTIC ANALYSIS OF NADIN AMIZAH’S SONG “Di Akhir Perang”   ABSTRACT: This study examines the meaning contained in the lyrics of the song "Di Akhir Perang" by Nadin Amizah using Roland Barthes' semiotic theory. Roland Barthes' semiotic analysis in this study focuses on three levels of meaning: denotation, connotation, and myth, contained in the song's lyrics. The research method used is qualitative interpretative with data collection techniques in the form of documentation studies. The research data were obtained from the song's lyrics and relevant literature sources. The results show that the denotative meaning in this song depicts post-conflict conditions, the connotative meaning represents inner conflict and emotional wounds in interpersonal relationships, while the mythical meaning builds a cultural understanding that love is perceived as an emotional struggle filled with sacrifice and suffering. This research is expected to contribute to the semiotic study of Indonesian popular music. KEYWORDS: song lyrics; Roland Barthes` semiotics; denotation; connotation; myth

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

anafora

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Ruang lingkup penelitian artikel yang dapat diterbitkan di Jurnal Fon antara lain : (1) Kebahasaan Indonesia; keilmuan bahasa (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, wacana, pragmatik, sosiolinguistik, psikolinguistik); keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, menulis); (2) ...