Novel sebagai karya fiksi tidak hanya menghadirkan rangkaian peristiwa, tetapi juga memperlihatkan dinamika kejiwaan tokoh yang bergerak melalui dorongan, pertimbangan, dan nilai moral. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan unsur-unsur psikologis tokoh Adam dalam novel Mimpi Ayahku karya Evald Flisar dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berbasis teori psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Sumber data penelitian ialah novel Mimpi Ayahku terbitan Araska Publisher tahun 2018, sedangkan data berupa kutipan naratif dan dialog yang menunjukkan gejala id, ego, dan superego tokoh Adam. Data dikumpulkan melalui teknik baca-catat, kemudian dianalisis melalui identifikasi, reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur id tampak melalui watak nekat dan keras kepala; ego tampak melalui percaya diri, perhatian, berpikiran maju, dan pandai bergaul; sedangkan superego tampak melalui teguh pendirian, jujur, menepati janji, dan pasrah. Temuan ini memperlihatkan bahwa kepribadian Adam tidak bersifat tunggal, melainkan terbentuk melalui tarik-menarik antara hasrat personal, kemampuan menyesuaikan diri dengan kenyataan, dan tuntutan moral. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian psikologi sastra, terutama dalam membaca karakter remaja pada novel terjemahan sebagai ruang representasi konflik batin, relasi keluarga, dan pembentukan kepribadian.
Copyrights © 2026