Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

DREAM AND LOVE IN EDGAR ALLAN POE’S POEMS: A DREAM WITHIN A DREAM AND ANNABEL LEE Nur Israfyan Sofian; Irianto Ibrahim
Seshiski: Southeast Journal of Language and Literary Studies Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Issue 1, June 2022
Publisher : Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia, Komisariat Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53922/seshiski.v2i1.4

Abstract

This paper studies Edgar Allan Poe's two poems; A Dream within a Dream and Annabel Lee, from a stylistic perspective. These two poems describe the desperation and hope to stay in love while they applied linguistic deviation as the medium to raise the aesthetical emotion. The aesthetical emotion within these two poems came after the linguistic level and style markers used within the poems. Therefore, this paper intended to uncover the meaning of those two poems from linguistic deviation and style markers used from the stylistic perspective. The data for this paper were collected from both poems and analysed with the qualitative description approach. This paper found that the linguistic deviation in these poems can express the aesthetic emotion the author intended to convey about the dream to love.
ASPEK SEJARAH DALAM NOVEL PUTRI BATUNGGILALA KARYA ANDI NUR LAPAE Yuliana; Irianto Ibrahim; Erny Harijaty
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i1.294

Abstract

Penelitian ini mencoba menguraikan unsur-unsur sejarah yang terdapat dalam buku Putri Batunggilala karya Andi Nur Lapae. Kajian ini mampu menambah khazanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam analisis novel, pertimbangan sejarah, dan pendekatan mimesis, serta dapat dijadikan sumber bagi peneliti lain yang sedang melakukan penelitian sastra terhadap permasalahan yang sejenis dengan yang diteliti. oleh penelitian ini. Guru dan siswa dapat menggunakan penelitian ini sebagai panduan untuk membantu mereka mempelajari bahasa dan sastra Indonesia dengan lebih baik. Penulis Sulawesi Tenggara Putri Batunggilala adalah penulis buku tersebut. Buku keenam karangan Bapak Andi Nur Lapae, Putri Batunggilala, mengajarkan tentang mitos-mitos yang ada di wilayah Konawe Selatan serta budaya tradisional masyarakat Tolaki. Penelitian ini dilakukan di sebuah perpustakaan. Novel Putri Batunggilala karya Andi Nur Lapae setebal 164 halaman yang diterbitkan penerbit Pustaka Kabanti pada Juni 2022 menjadi sumber data utama penelitian ini. Pembacaan dan analisis mendalam dilakukan berulang kali saat mengumpulkan data. Metode mimesis digunakan untuk menguji data dalam penyelidikan ini.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL TJONG KARYA HERRY GENDUT JANARTO DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SMA Siti Khadijah Salenda; La Ode Syukur; Irianto Ibrahim; Nur Israfyan Sofian
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i1.324

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Tjong karya Herry Gendut Janarto serta relevansinya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Tjong karya Herry Gendut Janarto dan bagaimana relevansinya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Manfaat penelitian ini adalah menambah pengetahuan penulis dan pembaca dalam menganalisis sebuah karya sastra. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kepustakaan, yakni penelitian yang didukung dengan referensi berupa teks novel atau sumber buku lainya yang mencangkup masalah penelitian ini. Metode penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data tertulis yaitu kutipan-kutipan cerita yang berkaitan dengan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Tjong karya Herry Gendut Janarto. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Tjong karya Herry Gendut Janarto (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2022). Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik membaca hermeneutik. Teknik analisis data menggunakan pendekatan objektif.
REFLEKSI SOSIAL DALAM KUMPULAN PUISI PERJAMUAN KHONG GUAN KARYA JOKO PINURBO Hartati; Irianto Ibrahim; La Tike
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i2.427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan refleksi sosial dalam kumpulan puisi Perjamuan Khong Guan karya Joko Pinurbo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian dengan metode deskriptif kualitatif dilakukan untuk memudahkan dalam mendapatkan informasi mengenai refleksi sosial yang terdapat dalam puisi Agama Khong Guan, Doa Khong Guan, Doa Orang Sibuk yang 24 Jam Sehari Berkantor di Ponselnya, Malam Minggu di Angkringan, Wawancara Kerja, Demokrasi, Pesta, Uang Minnah, Kabar Burung, Senja Minnah, dan Aku Tuh Minnah karya Joko Pinurbo. Adapun hasil dari penelitian ini terdapat refleksi sosial pada aspek budaya yang meliputi kepercayaan/agama dan politik dalam puisi Agama Khong Guan, Doa Khong Guan, Doa Orang Sibuk yang 24 Jam Sehari Berkantor di Ponselnya, Malam Minggu di Angkringan, Wawancara Kerja, Demokrasi, dan Pesta. Refleksi sosial pada aspek lingkungan sosial yang meliputi hubungan sosial dan profesi dalam puisi , Uang Minnah dan Kabar Burung. Refleksi sosial pada aspek ekonomi yang meliputi gaya hidup dalam puisi Senja Minnah, dan Aku Tuh Minnah karya Joko Pinurbo.
GAYA BAHASA PERBANDINGAN DALAM KUMPULAN PUISI TIDAK ADA NEW YORK HARI INI KARYA M. AAN MANSYUR Hasriani; sulfiah; Irianto Ibrahim
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan gaya bahasa perbandingan dalam kumpulan puisi Tidak Ada New York Hari Ini karya M. Aan Mansyur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yaitu berupa kumpulan puisi Tidak Ada New York Hari Ini karya M. Aan Mansyur. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data tertulis berupa teks puisi, yang memuat tentang gaya bahasa perbandingan dalam kumpulan puisi Tidak Ada New York HariIni karya M. Aan Mansyur. Sumber data dalam penelitian ini berupa yaitu data tertulis dalam kumpulan puisi Tidak Ada New York Hari Ini karya M. Aan Mansyur yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, cetakan ketujuh pada Juni 2016, dengan jumlah 31 puisi, dan terdiri atas 120 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Pendekatan Stlistika digunakan untuk mendeskripsikan gaya bahasa dalam kumpulan puisi Tidak Ada New York Hari Ini karya M. Aan Mansyur. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa pada gaya bahasa perbandingan dalam kumpulan puisi “Tidak Ada New York Hari Ini“ Karya M. Aan Mansyur terdapat 4 gaya bahasa yaitu gaya bahasa asosiasi, metafora, personifikasi dan disfimisme. Dalam kumpulan puisi “Tidak Ada New York Hari Ini“ Karya M. Aan Mansyur terdapat 7 gaya bahasa asosiasi, 6 gaya bahasa metafora, 10 gayabahasa personifikasi, dan 1 gaya bahasa disfimisme. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa gaya bahasa yang dominan dalam kumpulan puisi “Tidak Ada New York Hari Ini“ Karya M. Aan Mansyur adalah gaya bahasa personifikasi.
FAKTA CERITA DALAM NOVEL ANGKASA DAN 56 HARI KARYA DESTASHYA WDP Mahyud Daud; Irianto Ibrahim; La Ode Sahidin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i4.781

Abstract

The aim of this research is to find out the facts of the story in the novel Angkasa and 56 Days by Destashya WDP. The type of research used is library research. The research method is descriptive qualitative. The data are written documents in the form of words, sentences and paragraphs that express the facts of the story in the novel Angkasa and 56 Hari by Destashya WDP. The data sources are the novels studied, namely the novel Angkasa and 56 Days by Destashya WDP. The data collection techniques are literature and documentation. This analyzed using a structural approach. Based on the results of facts in the novels Angkasa and 56 Days by Destashya WDP, the following conclusions can be drawn: (1) The theme is the tortuous journey of the love story between Nadine and Angkasa. (2) The distribution used in the novel Angkasa and 56 Days by Destashya WDP uses a mixed distribution process. (3) There are 20 characters in the novel Angkasa and 56 Hari by Destashya WDP. (4) The setting inthe novel Angkasa and 56 Hari by Destashya WDP has three types of setting, place setting, time setting and social setting. (5) Description of the relationship between the characters and the plot, Angkasa and Nadine who dominate all the events in the story. (6) Description relationship between characters and the setting. The description characters is supported by the setting, namely, all information regarding: place, time and social setting where the actions occur in the novel.
LANSKAP KULISUSU DALAM TEKS LAGU DAERAH KULISUSU BUTON UTARA William Syah; Irianto Ibrahim; La Ode Sahidin; Nur Israfyan Sofian
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i2.1273

Abstract

This research aims to describe the Kulisusu landscape in the text of the Kulisusu North Buton regional song. This type of research is field research and the method used in this research is a descriptive method which aims to describe the research results in detail and in depth. The data used in this research is oral data from the text of the Kulisusu regional song, North Buton Regency. The data collection method is the skills method. The data collection techniques are interview techniques, recording, notes and documentation. The analytical method used is text analysis based on Michael Riffaterre's semiotics. The data analysis technique used is Michael Riffaterre's semiotics which goes through the stages of data transcription which is translated into Indonesian, data classification, Michael Riffaterre's semiotic analysis, cultural landscape analysis, data interpretation or drawing conclusions. Research data shows that there is a cultural landscape concept in every Kulisusu language regional song text from the songs Bone, Lense, Sara'ea, Alionda, and U Kolumpe Kay Mo. Contains elements of cultural landscapes such as. Landscape as a social and identity construction, cultural heritage as cultural heritage, cultural heritage as a symbol of collective values ​​and identity, cultural heritage as a representation of culture and history, cultural heritage as a means of togetherness and togetherness.
DI MANA LETAK KESULITAN SISWA? ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS VIII SMP Asnita Amari; Irianto Ibrahim; Saidiman
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMP serta mengidentifikasi letak kesulitan yang dialami siswa dalam menulis teks laporan hasil observasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari yang berjumlah 158 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes menulis teks laporan hasil observasi. Data dianalisis dengan teknik kuantitatif deskriptif melalui perhitungan skor dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa secara klasikal belum mencapai ketuntasan. Kesulitan siswa paling menonjol terdapat pada aspek struktur teks, khususnya deskripsi bagian, serta pada aspek kebahasaan, yaitu penggunaan tanda baca titik dua (:) dan titik koma (;). Temuan ini menunjukkan bahwa siswa relatif mampu menuliskan pernyataan umum dan deskripsi manfaat serta menggunakan tanda baca dasar, tetapi masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan isi utama teks dan menerapkan tanda baca kompleks secara tepat. Dengan demikian, diperlukan pembelajaran menulis yang lebih menekankan pada pengembangan deskripsi bagian dan ketelitian penggunaan kaidah kebahasaan.
STRUKTUR NARATIF DALAM NOVEL NARASI PERIHAL AYAH KARYA JAQUENZA EDEN Laode Hamdar; Irianto Ibrahim; Rachman
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1999

Abstract

This study aims to describe the narrative structure of Jaquenza Eden’s novel Narasi Perihal Ayah by applying Tzvetan Todorov’s narrative theory. This research employs a descriptive qualitative method with a narrative analysis approach. The data consist of textual quotations representing the stages of the storyline: equilibrium, disruption, recognition, repair, and equilibrium again. The findings reveal that the novel portrays the emotional journey of a young boy named Ekal in coping with the loss of both his parents. The equilibrium stage is depicted through Ekal’s harmonious life with his mother, disruption occurs when he experiences loss and social pressure, recognition emerges as he realizes the painful reality, repair takes place through writing and self-reflection, and equilibrium again is achieved when Ekal finally accepts his situation and finds a new balance in life. Therefore, the novel not only presents a story of loss but also highlights a touching and profound process of emotional healing.
PSIKOLOGI TOKOH DALAM NOVEL SERANGKAI KARYA VALERIE PATKAR: PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD Sundari Ayu Wandira Indah Surya; Irianto Ibrahim; sulfiah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i4.2011

Abstract

This study aims to describe the psychological aspects of the characters in the novel Serangkai by Valerie Patkar through the lens of Sigmund Freud’s psychoanalytic theory. The analysis focuses on the three components of personality structure: the id, ego, and superego. This is a qualitative descriptive study using a library research design. The primary data source is the novel Serangkai, published by Bhuana Ilmu Populer in 2021, consisting of 400 pages. The study adopts a literary psychology approach, emphasizing the internal psychological conditions of the characters as reflected in the narrative, without involving the author's background or readers’ responses. Data were collected through content analysis by identifying and interpreting textual evidence that reflects the dynamics of the id, ego, and superego based on Freud’s theory. The findings reveal that the characters in Serangkai undergo complex internal conflicts resulting from the interaction among their instinctual drives (id), rational thinking (ego), and moral conscience (superego). These psychological dynamics significantly influence their behaviors and decisions throughout the story.