Kesulitan dalam memahami konsep geografi menjadi salah satu penyebab rendahnya hasil belajar siswa kelas XI-1 MA Ihyaul Ulum Cangaan. Data menunjukkan bahwa hanya 35% siswa yang berhasil mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75 pada materi Kedudukan Strategis Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan media teka-teki silang dan menganalisis peningkatan penguasaan kosakata siswa pada materi Kedudukan Strategis Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua putaran. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas XI-1 yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, observasi aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada penguasaan kosakata siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 64,5 pada pra putaran menjadi 72,5 pada putaran pertama, dan mencapai 81,5 pada putaran kedua. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 30% menjadi 85%, melampaui indikator keberhasilan minimal 75%. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menunjukkan bahwa media teka-teki silang efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata geografis siswa melalui pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif.
Copyrights © 2026