Transformasi tata kelola pendidikan abad ke-21 menuntut perubahan paradigma manajemen sekolah dari sistem birokratis menuju model berbasis otonomi, kolaborasi, dan akuntabilitas publik. Di Indonesia, Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) diperkenalkan sebagai strategi desentralisasi pendidikan sejak era reformasi, namun implementasinya masih menunjukkan kesenjangan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan kebijakan dan praktik MBS di Indonesia dalam perspektif transformasi tata kelola pendidikan kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kajian literatur baik dokumen kebijakan pendidikan dan laporan lembaga pendidikan global. Analisis dilakukan melalui sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola perkembangan, tantangan implementasi, dan arah transformasi MBS. Hasil kajian menunjukkan tiga fase perkembangan MBS, yaitu desentralisasi administratif, penguatan akuntabilitas mutu, dan transformasi menuju tata kelola sekolah adaptif berbasis inovasi dan digitalisasi. Studi ini merekonstruksi MBS sebagai model tata kelola pendidikan transformasional yang menekankan kepemimpinan sekolah, partisipasi pemangku kepentingan, dan pembelajaran organisasi berkelanjutan.
Copyrights © 2026